Connect With Us

Usai Gempa, Penerbangan di Wilayah Banten Normal

Mohamad Romli | Jumat, 2 Agustus 2019 | 22:15

Bandara Soekarno Hatta. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan terus melakukan pemeriksaan sejumlah fasilitas di sejumlah bandar udara di wilayah Banten sekitarnya, usai gempa yang terjadi pada, hari ini, Jumat (2/8) malam. 

Berdasarkan informasi dari Badan  Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa terjadi pada pukul 19.03 WIB  pada Lokasi koordinat : 7.54 LS, 104.58 BT (147 km  Barat Daya Sumur - Banten di kedalaman 10 kilometer.

Direktur Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan, Polana B Pramesti memastikan gempa yang terjadi di wilayah Banten dan sekitarnya tidak mengganggu  jalannya operasional penerbangan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. 

“Berdasarkan laporan awal, semua dalam kondisi normal dan aman, semua fasilitas siap digunakan untuk pelayanan,” kata Polana dalam keterangan tertulis yang diterima TangerangNews.

Usai gempa, pengecekan menyeluruh dilakukan mulai dari sisi udara, sisi darat serta fasilitas pelayanan navigasi penerbangan  juga tidak mengalami kerusakan akibat gempa. 

Baca Juga :

Polana mengimbau, kepada seluruh stakeholder penerbangan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi bencana yang terjadi. 

“Utamakan keselamatan, keamanan dan pelayanan dan terus melakukan koordinasi untuk mengatasi dan mengantisipasi hal- hal yang menggangu jalannya penerbangan,” imbuh Polana. 

Polana menambahkan, selain itu, pasca gempa juga telah dilaksanakan runway inspection dengan hasil runway dalam keadaan aman ( servicable ).(RMI/HRU)

TANGSEL
Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Senin, 15 Juni 2026 | 16:18

Jalan rusak di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memakan korban. Kali ini seorang pengemudi ojek online (ojol) luka-luka akibat menghantam jalan berlubang di Jalan Raya Rawa Buntu, tepatnya di kawasan Flyover Stasiun Rawa buntu

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill