Connect With Us

Bertemu Bos Krakatau Steel, HIPMI Cilegon Dukung Restrukturisasi

| Jumat, 9 Agustus 2019 | 13:31

Ketua HIPMI Cilegon Ahmad Suhandi bersama jajaran PT Krakatau Steel. (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

 

TANGERANGNEWS.com - Di tengah gejolak antara buruh dan PT Krakatau Steel soal Pemutusan Hungan Kerja (PHK). Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Cilegon mendukung langkah restrukturisasi yang dilakukan oleh pabrik baja milik negara tersebut.

Restrukturisasi disebut untuk menyelamatkan keuangan pabrik baja plat merah itu dari lilitan utang dan kerugian yang terus mendera. Krakatau Steel dilaporkan mempunyai utang hingga Rp40 triliun.

"Dalam pertemuan tersebut HIPMI Cilegon mendukung langkah-langkah dan kebijakan Dirut dalam rangka membenahi perusahaan sehingga PT KS kembali menjadi pabrik baja kebanggaan nasional," kata Ketua HIPMI Cilegon Ahmad Suhandi dalam keterangannya, Jumat (9/8/2018).

Andi mengatakan, dari pemaparan Dirut KS, pabrik pengolahan baja itu sudah tidak menambah utang sejak awal tahun 2019. Dengan begitu, restrukturisasi akan jalan terus dan memulai pembenahan internal.

Baca Juga :

"Saya berkeyakinan Silmy Karim orang yang tepat menangani KS dengan munculnya pabrik-pabrik baja baru di Indonesia pasti turut mempengaruhi perjalanan lambat KS, baja impor, persaingan yg semakin kompetitif dan melihat masalah diinternal KS sendiri juga kami menduga jadi alasan besar KS mengalami kerugian dan menumpuk hutang," kata dia.

Para pengusaha di Cilegon khususnya yang tergabung dalam HIPMI akan terus mendukung langkah bos KS. Ia menilai KS harus diselamatkan demi nama baik Indonesia. (MI/MRI/HRU).

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill