Pemuda di Kosambi Ditangkap Edarkan 1.918 Obat Keras Ilegal
Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:42
1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com- Polres Cilegon mengerahkan tim penjinak bom (Jibom) dari Brimob Polda Banten untuk mengamankan prosesi pelantikan anggota DPRD Cilegon periode 2019-2024. Tim Jibom sudah mensterilkan seluruh area gedung DPRD.
Selain mengerahkan tim Jibom, sebanyak 250 personel dikerahkan untuk memberi rasa aman saat pelantikan berlangsung. Tim kepolisian dibagi dalam beberapa tahapan mulai dari ring satu hingga tiga.

"Personel gabungan kurang lebih 250 orang dibantu juga dari Brimob. Untuk Jibom pertama tadi pagi sudah kita lakukan sterilisasi," kata Waka Polres Cilegon Kompol Andra Wardana, Rabu (4/9/2019).
Baca Juga :
Di pintu masuk, polisi memasang metal detektor untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. Tamu undangan dan anggota dewan diperiksa menggunakan metal detektor.
"Ini demi rasa aman juga sebagai bentuk pelayanan," ujarnya.
Untuk diketahui, DPRD Cilegon mendapat tambahan kursi dari yang sebelumnya 35 kursi menjadi 40 kursi. Kursi terbanyak diraih Partai Golkar yang mendapat 10 kursi.(RMI/HRU)
TODAY TAG1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews