Connect With Us

Pelantikan Anggota DPRD Cilegon, Polisi Kerahkan Tim Jibom

Muhamad Ikbal | Rabu, 4 September 2019 | 10:36

Suasana para tamu undangan yang menghadiri pelantikan anggota DPRD Cilegon terpilih periode 2019-2024. (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

 

TANGERANGNEWS.com- Polres Cilegon mengerahkan tim penjinak bom (Jibom) dari Brimob Polda Banten untuk mengamankan prosesi pelantikan anggota DPRD Cilegon periode 2019-2024. Tim Jibom sudah mensterilkan seluruh area gedung DPRD.

Selain mengerahkan tim Jibom, sebanyak 250 personel dikerahkan untuk memberi rasa aman saat pelantikan berlangsung. Tim kepolisian dibagi dalam beberapa tahapan mulai dari ring satu hingga tiga.

Suasana para tamu undangan yang menghadiri pelantikan anggota DPRD Cilegon terpilih periode 2019-2024.

"Personel gabungan kurang lebih 250 orang dibantu juga dari Brimob. Untuk Jibom pertama tadi pagi sudah kita lakukan sterilisasi," kata Waka Polres Cilegon Kompol Andra Wardana, Rabu (4/9/2019).

Baca Juga :

Di pintu masuk, polisi memasang metal detektor untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. Tamu undangan dan anggota dewan diperiksa menggunakan metal detektor.

"Ini demi rasa aman juga sebagai bentuk pelayanan," ujarnya.

Untuk diketahui, DPRD Cilegon mendapat tambahan kursi dari yang sebelumnya 35 kursi menjadi 40 kursi. Kursi terbanyak diraih Partai Golkar yang mendapat 10 kursi.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill