Connect With Us

Mr X Ditemukan Tewas Dekat Rel Kereta Api di Cilegon

Muhamad Ikbal | Selasa, 8 Oktober 2019 | 17:18

Polisi dibantu warga saat mengevakuasi mayat tanpa identitas di dekat rel kereta api, Cibeber, Kota Cilegon. (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

 

Cilegon - Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan tewas di dekat rel kereta api, Cibeber, Kota Cilegon. Polisi dan warga menduga Mr X adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Mr X sebelumnya sudah dua hari belakangan terlihat mondar-mandir di permukiman warga yang tak jauh dari rel kereta api. Dari perawakannya, warga menduga bahwa orang tersebut mengalami gangguan jiwa dilihat dari pakaian yang dikenakan.

Polisi dibantu warga saat mengevakuasi mayat tanpa identitas di dekat rel kereta api, Cibeber, Kota Cilegon.

"Sekitar dua hari lalu masih lalu lalang belum terpuruk, kebiasaan di sini karena memang warga kita tidak memperdulikan hal tersebut. Iya (gangguan jiwa) tapi stabil," kata ketua RT setempat, Kohar Muzakar kepada wartawan, Selasa (8/10/2019).

Penemuan mayat tanpa identitas ditemukan oleh seorang warga sekitar, Komarudim di depan rumahnya. Ia kemudian melapor ke RT dan pihak kepolisian sekitar pukul 14.15 WIB. Tim identifikasi dari Polres Cilegon langsung mengevakuasi mayat tersebut ke RSUD Cilegon.

Baca Juga :

"Sementara berdasarkan keterangan saksi bahwa 2 hari yang lalu mondar mandir di sini Mr X yang mengenakan jaket hitam, celana jins itu sementara diduga bahwa dia orang gangguan jiwa," kata Kapolsek Cibeber AKP Muljadi.

Polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan dan peristiwa tabrak kereta di tubuh korban. Untuk identifikasi lebih lanjut, polisi melakukan visum di rumah sakit.

"Sementara belum ada (tanda-tanda kekerasan), nanti lebih jauh nanti tim identifikasi visum di rumah sakit," ujarnya.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Senin, 5 Januari 2026 | 11:12

Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.

BANDARA
Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Jumat, 9 Januari 2026 | 19:38

Sinergi antara Bea Cukai dan Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional.

KOTA TANGERANG
Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:39

Seorang anak duduk rapi di bangku sekolah, membuka kotak makan yang disediakan negara. Ada nasi, lauk dan sayur. Ia kenyang hari itu bahkan bisa menyisihkan sedikit untuk di bawa pulang. Karena di rumah, ayahnya masih menganggur.

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill