Connect With Us

Pelaku Penusukan Wiranto Suami Istri, Bawa Belati dan Gunting

Muhamad Ikbal | Kamis, 10 Oktober 2019 | 16:18

Menko Polhukam Wiranto diserang orang tak dikenal di Alun-alun Menes, Kamis (10/10/2019). (Istimewa / Istimewa)

Pandeglang - Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir menyebut pelaku penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto adalah suami istri. Sang suami membawa belati dan istrinya membawa gunting.

Sesaat setelah kejadian, pihak keamanan langsung mengamankan kedua orang tersebut. Polisi masih memeriksa secara intensif kedua pelaku.

"Masih dalam pengembangan proses penyidikan. Yang laki-laki dalam (membawa senjata tajam) bentuk belati yang perempuan gunting," katanya kepada wartawan, Kamis (10/10/2019).

Peristiwa penusukan terhadap Wiranto terjadi saat Menko Polhukam hendak naik helikopter usai menghadiri sebuah acara di Menes, Pandeglang. Saat itu, Wiranto sedang menyalami masyarakat yang berkumpul di Alun-alun Menes.

Baca Juga :

"Kemudian memang beliau berkehendak untuk menyapa terutama di sana tadi berkumpul anak-anak sekolah yang cukup banyak, sambil memegang kamera kemudian ingin bersalaman atau berfoto," ujarnya.

Polisi masih mendalami kasus penusukan yang menyebabkan Wiranto luka di bagian perut. Sementara, Wiranto saat ini sudah dievakuasi ke RS di Jakarta untuk mendapatkan perawatan.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:03

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan dugaan peredaran puluhan cartridge berisi zat obat bius keras berjenis etomidate.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill