Connect With Us

Asda Banten Beri Kunci Sukses yang Perlu Ditanam Sejak Dini

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 18 September 2022 | 14:13

Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah (Asda I) Provinsi Banten, Komarudin, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) sekolah Mutiara Bangsa, Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah (Asda I) Provinsi Banten, Komarudin, menjadi narasumber dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) sekolah Mutiara Bangsa, Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang. 

Ketua Dewan Pakar ICMI itu membawakan materi tentang karakter orang sukses yang perlu ditanamkan sejak dini. Tampak ratusan siswa dari berbagai tingkatan antusias menyimak hingga akhir sesi. 

“Masa depan pasti datang. Apa yang akan terjadi pada masa depan kita tergantung pada apa yang dilakukan hari ini. Maka beruntunglah bagi yang menyiapkan masa depannya dari sekarang” katanya, Sabtu, 17 September 2022. 

Menurut Komar, setiap kesuksesan pasti butuh proses. Hal itu berlaku pada konteks profesi apa pun tak terkecuali dalam hal kepemimpinan. 

Jika seseorang menjalani proses tersebut dengan sungguh-sungguh, jelasnya, maka kesuksesan hampir pasti dapat diraih. 

“Di kelas kita sering menemui, entah itu diri sendiri atau teman kita, yang cari-cari alasan atas suatu kegagalan. Misal ketika dapat nilai jelek, itu macam-macam alasannya, gak punya bukulah, gak punya motorlah, bukan dari keluarga kaya, dan sebagainya. Padahal, semua alasan itu sesungguhnya adalah alasan untuk menjadi gagal,” paparnya. 

Dia menegaskan, ciri seorang pemenang tidak mencari-cari alasan untuk memaklumi atau membenarkan kegagalan. 

Pemenang, sambungnya, akan selalu berupaya maksimal dengan melampaui keterbatasan yang dimiliki. 

“Otak kita ibarat pisau, semakin sering diasah semakin tajam, semakin rajin belajar semakin pintar dan cerdas. Begitu juga kesuksesan, semakin banyak berlatih, sungguh-sungguh berproses, semakin besar peluang untuk sukses,” tegasnya. 

Baca Juga :

Pemprov Banten Soroti Fasos Fasum Belum Diserahkan Pengembang

Jalan Lingkungan Diperbaiki, Warga Solear Tangerang Sampaikan Apresiasi

Penjabat bupati Tangerang tahun 2018 itu lantas membeberkan sedikitnya lima karakter yang dimiliki untuk sukses. 

“Saya sebutkan dari nomor lima, yaitu mampu mengelola waktu dengan baik. Waktu pada setiap orang sama, 24 jam, yang membedakan itu penggunaannya. Orang sukses memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya,” terang Komar. 

Selanjutnya, orang sukses juga mampu bekerja sama. Ini karena manusia merupakan makhluk sosial di mana dalam mencapai tujuan atau kepentingannya pasti melibatkan peran orang lain. 

“Karakter ketiga kerja keras. Artinya melebihi rata-rata. Jika rata-rata durasi belajar teman-teman kelas 1 jam, maka kita belajarnya harus di atas itu,” ujarnya. 

Komar menggarisbawahi, kerja keras adalah harga yang harus dibayar oleh orang yang ingin sukses. Dengan kerja keras, seseorang dapat mengatasi keterbatasan, terutama yang timbul akibat perbedaan kondisi ekonomi atau status sosial. 

“Kemudian (karakter) disiplin, dalam arti menempatkan sesuatu pada tempatnya, konsisten pada prinsip, kaidah, aturan dan cita-cita,” tambahnya. 

Adapun karakter yang paling utama, Komar menyebut kejujuran jadi kunci yang sangat menentukan bagi kesuksesan. 

“Ini sudah dicontohkan sejak dulu. Makanya sifat-sifat mulia Rasulullah yang pertama itu sidiq, jujur,” pungkasnya.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Wanita Muda Terjebak di Dalam Daycare Ciputat, Diduga Dikunci Orang Tak Dikenal

Wanita Muda Terjebak di Dalam Daycare Ciputat, Diduga Dikunci Orang Tak Dikenal

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:04

Seorang perempuan berinisial ESI, 23, dievakuasi dari di dalam sebuah daycare di wilayah Sawah Baru, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsl), Senin 20 Juli 2026 malam. Korban diduga terjebak akibat dikunci dari luar oleh orang tak dikenal.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill