3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa
Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TANGERANGNEWS.com-Di era digitalisasi sekarang ini, para pengusaha lebih banyak memasarkan produk bisnisnya secara online melalui media sosial (Medsos). Tak mau ketinggalan, para pelaku usaha kecil menengah (UKM) yang menjadi binaan Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang pun mulai mengikuti perkembangan tersebut.
Meski demikian masih banyak pelaku UKM yang belum memahami cara memasarkan produk mereka secara online, salah satu kendalanya karena gagap teknologi. Karena itu, Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang memberikan bimbingan kepada UKM terkait cara pemasaran online.
Kasie Bina Usaha dan Peningkatan Daya Saing Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Endang Purwaningsih mengatakan, sedikitnya ada 200 peserta binaannya yang mengikuti kegiatan bimbingan teknis tersebut.
BACA JUGA:
Pihaknya pun menghadirkan pendiri Sekolah Bisnis Online (SBO) Wuri Handayani yang juga mewakili Kementerian Koperasi dan UKM.
"Hari ini kita fokuskan untuk memasarkan produk UKM lewat media sosial, makanya kita undang Mbak Wuri, biar para binaan melek digital, biar mereka bisa memasarkan produk-produk mereka lewat online," ujar Endang saat ditemui TangerangNews, Kamis (15/3/2018).
Wuri membeberkan, sebelum para pelaku UKM menciptakan sebuah produk bisnisnya, harus mengetahui betul apa yang dibutuhkan para calon konsumennya.
"Sehingga kalau teman-teman (UKM) bikin produk dan menurut mereka enak tapi tidak dengan konsumen, ya konsumen tidak bakal mau membelinya. Jadi UKM itu sebaiknya tidak membuat produk yang sesuai dengan keinginannya," ujar Wuri.
Menurutnya, pemasaran produk melalui online pada era digitalisasi ini dipandang perlu. Sebab masyarakat atau konsumen saat ini lebih memilih belanja secara praktis.
"Mau enggak mau era digital itu harus dilakukan oleh para pelaku UKM untuk melakukan berbisnis secara online. Sebelum melakukan, mereka ini harus paham cara mempromosikan lewat media sosial seperti Instagram, YouTube, Facebook dan lain-lain," ucap Wuri.(RAZ/RGI)
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TODAY TAGKepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang mencatat realisasi penerimaan pajak periode Januari hingga Juni 2026 sebesar Rp1.490.115.882.752.
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews