Connect With Us

UKM Tangerang Diajari Pasarkan Produk Lewat Medsos

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 15 Maret 2018 | 16:00

Kegiatan Bimtek Peningkatan Daya Saing Produk UMKM yang dihadiri para pelaku usaha kecil menengah (UKM), Kamis (15/3/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Di era digitalisasi sekarang ini, para pengusaha lebih banyak memasarkan produk bisnisnya secara online melalui media sosial (Medsos). Tak mau ketinggalan, para pelaku usaha kecil menengah (UKM) yang menjadi binaan Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang pun mulai mengikuti perkembangan tersebut.

Meski demikian masih banyak pelaku UKM yang belum memahami cara memasarkan produk mereka secara online, salah satu kendalanya karena gagap teknologi. Karena itu, Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang memberikan bimbingan kepada UKM terkait cara pemasaran online.

Kasie Bina Usaha dan Peningkatan Daya Saing Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Endang Purwaningsih mengatakan, sedikitnya ada 200 peserta binaannya yang mengikuti kegiatan bimbingan teknis tersebut.

BACA JUGA:

Pihaknya pun menghadirkan pendiri Sekolah Bisnis Online (SBO) Wuri Handayani yang juga mewakili Kementerian Koperasi dan UKM.

"Hari ini kita fokuskan untuk memasarkan produk UKM lewat media sosial, makanya kita undang Mbak Wuri, biar para binaan melek digital, biar mereka bisa memasarkan produk-produk mereka lewat online," ujar Endang saat ditemui TangerangNews, Kamis (15/3/2018).

Wuri membeberkan, sebelum para pelaku UKM menciptakan sebuah produk bisnisnya, harus mengetahui betul apa yang dibutuhkan para calon konsumennya.

"Sehingga kalau teman-teman (UKM) bikin produk dan menurut mereka enak tapi tidak dengan konsumen, ya konsumen tidak bakal mau membelinya. Jadi UKM itu sebaiknya tidak membuat produk yang sesuai dengan keinginannya," ujar Wuri.

Menurutnya, pemasaran produk melalui online pada era digitalisasi ini dipandang perlu. Sebab masyarakat atau konsumen saat ini lebih memilih belanja secara praktis.

"Mau enggak mau era digital itu harus dilakukan oleh para pelaku UKM untuk melakukan berbisnis secara online. Sebelum melakukan, mereka ini harus paham cara mempromosikan lewat media sosial seperti Instagram, YouTube, Facebook dan lain-lain," ucap Wuri.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Jumat, 4 September 2026 | 19:23

Jalan Raya Gardu Tanah Merah atau Jalan Pisangan Pakuhaji di Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, terpaksa dibongkar ulang menggunakan ekskavator meskipun proses pengecorannya belum sepenuhnya selesai.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Kamis, 3 September 2026 | 20:13

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengerjakan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah rawan banjir dan longsor.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill