Connect With Us

Miliki 2,5 Juta Mitra Warung, Bukalapak Dorong Usaha Kecil

Redaksi | Selasa, 15 Oktober 2019 | 15:14

Logo Buka Lapak. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Bukalapak mengklaim memiliki jaringan mitra warung mencapai 2,5 juta. Perusahaan e-commerce ini menyatakan telah jauh meninggalkan pemain serupa. 

“Kami berusaha supaya penghasilan mitra warung dan agen bisa lebih stabil, bahkan transaksi yang terjadi di warung meningkat misalnya dengan kemudahan menemukan lokasi warung lewat penelusuran Google Bisnisku,” kata Co-Founder dan Presiden Bukalapak, Fajrin Rasyid Selasa (15/10/2019) kepada TangerangNews.com. 

Merujuk ke riset CLSA Ltd yang berbasis di Hongkong dengan judul ‘E-warung, Indonesia’s New Digital Battleground’  yang dirilis pada September 2019 , 65-70% dari penjualan ritel Indonesia terjadi di warung dan akan menjadi medan pertempuran utama untuk e-payment dan fintech

BACA JUGA:

CLSA menyebut bahwa Bukalapak, memiliki jaringan warung terbanyak dibanding pemain lain di Indonesia. 

Warung disebut-sebut sebagai pintu utama dalam inklusi finansial di Indonesia, di mana hanya 49% penduduk usia 15 tahun ke atas memiliki rekening bank. 

“Kami percaya bahwa tingkat kesuksesan program warung akan menentukan pemenang pemain payment di negara ini,” tulis CLSA. 

CLSA menyebut, warung Mitra Bukalapak mudah ditemukan di berbagai daerah, terutama di tiga kota besar Jakarta, Bandung dan Surabaya serta Tangerang.(DBI/RGI)

KAB. TANGERANG
Pasok Kebutuhan Warga Pesisir Tangerang, Stok Pangan di Pasar Kronjo Dipastikan Aman Sampai Lebaran

Pasok Kebutuhan Warga Pesisir Tangerang, Stok Pangan di Pasar Kronjo Dipastikan Aman Sampai Lebaran

Jumat, 6 Maret 2026 | 21:47

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan pemantauan intensif terhadap stok dan harga komoditas pokok di Pasar Kronjo, Jumat 6 Maret 2026.

MANCANEGARA
Prabowo Siap Mundur dari BoP Jika Tak Bermanfaat bagi Palestina

Prabowo Siap Mundur dari BoP Jika Tak Bermanfaat bagi Palestina

Jumat, 6 Maret 2026 | 09:25

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan untuk mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) apabila keberadaan Indonesia di forum tersebut tidak memberikan manfaat bagi perjuangan kemerdekaan Palestina.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill