Connect With Us

Soto Legendaris Langganan Pejabat di Tangerang yang Laris Manis

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 10 Oktober 2019 | 11:26

Mamat, penjual Soto Bang Marjuk. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Soto Bang Marjuk yang lapaknya berada di pinggiran Jalan TMP Taruna, dekat kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang sangat legendaris.

Soto yang dijual sejak 1960 ini ternyata masih laris manis. Banyak pelanggannya dari berbagai kalangan termasuk para pejabat yang menyukai makanan berkuah, yang cocok dinikmati pada malam hari ini.

"Pejabat-pejabat daerah seperti Wali Kota dan Bupati, kepala-kepala dinas sering makan di sini, langganan," ujar Mamat, penjual Soto Bang Marjuk saat ditemui di warungnya, Rabu (9/10/2019).

BACA JUGA:

Soto Bang Marjuk asli dari Tangerang. Penjualnya, keluarga Bang Marjuk, tinggal di Tanah Tinggi, Kota Tangerang.

Diceritakan Mamat, ia merupakan penerus bisnis kuliner Soto Bang Marjuk yang telah dirintis ayahnya, Marjuk.

Dulu, kata dia, sang ayah merintis bisnis soto ini dengan cara berjualan menggotong dagangannya sambil mengitari Tangerang untuk memenuhi kebutuhan pembeli.

"Dari dulu ketika jamannya jualan digotong, sampai sekarang pakai gerobak laris banget dagangannya," kata Mamat.

Saat ini, dagangan Soto Bang Marjuk menggunakan gerobak di pinggiran jalan. Tak sedikit pelanggan yang menghampiri gerobak itu untuk membeli soto.

Mamat mengaku dagangannya enggan berpindah ke sebuah ruko ataupun menjadi rumah makan, meskipun saat ini sangat laris. Sebab, ia menyebut bila pindah dagangannya akan sepi.

"Karena pelanggan lebih suka makan di pinggir jalan," ungkapnya.

Ia menyebut omzet jualannya perhari mencapai Rp1 jutaan. Padahal, setiap hari dia hanya hanya berjualan selama tiga jam, pukul 21.00 hingga 24.00 WIB, pada Senin-Sabtu.

"Soto ini petunjuk maha kuasa yang sangat barokah bagi keluarga (penjual) maupun pembeli," ucap Mamat.

Soto Bang Marjuk memiliki citarasa yang khas dan tentu berbeda dari soto-soto lainnya, karena tidak dikombinasikan dengan mie maupun daging seperti soto pada umumnya.

Namun, Soto Bang Marjuk yang seporsinya dibanderol Rp20 ribu ini dilengkapi ketupat, bihun, kikil, hingga ditaburi kacang-kacang. Rasanya pun sangat sedap. Apalagi, rasa kuahnya cukup manis di lidah.

"Tidak ada lagi yang jual soto ini. Hanya kami satu-satunya, karena olahan sotonya sangat khas," tutur Mamat.

Sementara itu, Ara, seorang dokter di RSUD Balaraja mengaku sudah cukup lama menjadi pelanggan Soto Bang Marjuk. Dalam sepekan, hampir tiga sampai empat kali ia mampir ke lapak Soto Bang Marjuk untuk menyantap soto ini.

"Karena rasanya enak. Dari dulu memang suka dengan soto ini. Rasanya tidak ada tandingannya," pungkasnya.(RAZ/RGI)

BANTEN
Padam 3 Jam! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang Raya Jumat Ini

Padam 3 Jam! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang Raya Jumat Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:27

Sejumlah wilayah di Tangerang Raya akan mengalami pemadaman listrik bergilir pada Jumat, 19 Juni 2026. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikokol, Serpong, Teluknaga, dan Cikupa, mengumumkan penerapan manajemen beban sementara

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

PROPERTI
Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang

Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:39

Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill