Connect With Us

PDAM Kabupaten Tangerang Tak Pecaya Keluhan Warga Tanah Tinggi

Denny Bagus Irawan | Minggu, 5 Februari 2017 | 14:00

ilustrasi air (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-Pihak PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang yang melayani kebutuhan air bersih warga Tanah Tinggi, Kota Tangerang tak pecaya dengan keluhan pelanggannya.  Untuk diketahui, warga Tanah Tinggi, Kota Tangerang menyampaikan bahwa selama seminggu ini air bersih dari PDAM tidak mengalir.

“Waktu Jumat memang dekat Laksa di Kota Tangerang itu ada kebocoran. Tetapi malam kita perbaiki hingga mengalir. Sabtu itu mengalir, tapi bocor lagi,” ujar H Syamsudin, Kabid Humas PDAM Tirta Kerta Raharja, Kabupaten Tangerang, Minggu (5/2/2017).

Perbaikan diperkirakan akan selesai pada malam ini. “Jadi tidak mungkin kalau sudah seminggu. Yang namanya kebocoran kami juga rugi kalau tidak cepat diperbaiki. Jadi tidak mungkin ada penundaan,” ujarnya. Baca Juga : Meski Musim Hujan, Warga Tangerang Kesulitan Air Bersih

Sedangkan soal belum adanya bantuan air bersih ke Tanah Tinggi, menurut dia, air tangki biasanya kirim jika ada permintaan warga. “Warga enggak minta ya mungkin karena tidak seminggu matinya. Pasti warga sudah demo kalau sudah seminggu dan sudah minta air tangki kepada kami,” ujarnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill