Connect With Us

Alarm Bunyi, Maling Gagal Bobol ATM di Indomaret Tigaraksa

Mohamad Romli | Senin, 28 Agustus 2017 | 15:00

Tampak mesin ATM BRI rusak dibobol maling, di Indomaret , Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Kampung Ciapus, Desa Budimulya, Kecamatan Cikupa, Senin (28/8/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Kawanan maling mencoba membobol ATM BRI di Indomaret Tigaraksa 3, Jalan Raya Pemda, Kampung Ciapus, Desa Budimulya, Kecamatan Cikupa, Senin (28/8/2017). Namun upaya tersebuit gagal saat alrm mesin ATM berbunyi. Diduga pelaku panik dan melarikan diri hingga meninggalkan perkakas yang digunakan untuk membobol ATM tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Maling yang diduga lebih dari satu orang tersebut masuk ke dalam toko dengan menjebol atap bangunan yang terbuat dari asbes lalu menjebol pafon. Di lokasi, tampak ada dua plafon yang rusak bekas dijebol.

Kelompok maling tersebut diduga adalah spesialis pembobol atm, karena di lokasi ditemukan tiga peralatan diantaranya obeng, linggis dan palu yang digunakan untuk membongkar isi mesin ATM. BACA JUGA : Pria ini Bobol Minimarket Demi Kebutuhan Lebaran

Namun saat mereka melakukan aksinya, alarm toko tersebut berbunyi, sehingga mereka pun kabur sebelum menggasak isi ATM.

"Saya kaget sekitar jam 04.30 WIB, alarm toko bunyi, saya langsung menelepon kepala toko," ujar Endi, karyawan di toko tersebut kepada TangerangNews.com.

Sistem alarm toko tersebut terkoneksi ke ponsel karyawan dan kepala toko. Saat itu Endi mengira bunyi alarm dikarenakan ada tikus atau kucing. Pasalnya saat kepala toko mengecek ke lokasi, kondisi depan toko terkunci dan tidak ditemukan hal yang mencurigakan.

"Namun saat kami membuka toko sekitar jam 06.15 WIB, kami kaget karena ada plafon jebol. Di dekat mesin ATM ada obeng, palu dan linggis, sementara bagian untuk mengeluarkan uang dari ATM juga rusak," tambahnya.

Tampak petugas memeriksa mesin ATM BRI yang dibobol maling, Senin (28/8/2017).

Petugas saat memeriksa mesin ATM BRI yang dibobol maling, Senin (28/8/2017).

Mengetahui toko tersebut dibobol maling, peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak manajemen Indomaret dan diteruskan ke kepolisian yang kemudian melakukan datang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Sampai saat ini, belum diketahui kerugian yang ditanggung oleh pihak toko, karena barang-barang di toko tersebut dalam kondisi rapih, seperti tidak disentuh oleh pelaku. "Kami sedang melakukan pengecekan barang-barang yang ada ditoko untuk mengetahui apakah ada yang hilang atau tidak," jelasnya.

Pantauan TangerangNews.com, tampak dua petugas sedang membongkar mesin ATM. Menurut keterangan dari salah satu petugas tersebut, perangkat keras (hardware) ATM rusak karena pada bagian keluarnya uang rusak akibat dicongkel menggunakan linggis. BACA JUGA : Aksi pelarian pembobol ATM Bersenpi di Tangerang, Tabrak Sana-sini kendaraan

Petugas juga tidak bisa memberikan keterangan besarnya kerugian yang diakibatkan peristiwa tersebut. "Kalau hardware harus diganti, sementara kalau uang di dalam ATM sudah kami amankan," ujar petugas tersebut.(RAZ)

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill