Connect With Us

Bawa Samurai, Empat Perampok Gasak Uang Puluhan Juta di Curug

Mohamad Romli | Jumat, 6 Oktober 2017 | 09:00

| Dibaca : 22641

TKP aksi perampokan di Supermarket Indomaret Anggrek Permai, Jalan Parigi-Curug, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Kasus perampokan terjadi di Indomaret Anggrek Permai, Jalan Parigi-Curug, Kampung Cijengir, Sukabakti, Curug, Kamis (5/10/2017) malam.

Dalam rekaman CCTV toko waralaba tersebut saat diperiksa petugas dari Polsek Curug dilokasi, Jumat (6/10/2017) sekitar pukul 09.00 WIB, empat perampok tersebut masuk ke dalam toko yang berlokasi dipinggir jalan Raya Parigi-Curug tersebut sekitar pukul 22.51 WIB.

Satu pelaku yang mengenakan topi dan jaket datang menghampiri dua karyawan yang tengah berada di depan kasir. Awalnya ia pura-pura mau membeli pulsa, namun karyawan tersebut mengatakan bahwa toko sudah tutup, namun orang tersebut tetap memaksa mau membeli pulsa sebesar Rp5 ribu.

BACA JUGA : Kawanan Rampok Sekap Satpam dan Gasak Barang di SMAN 14 Tangerang

Ternyata itu hanya modus untuk melihat kondisi di dalam toko, tak lama berselang masuk ke dalam toko dua orang pria. Satu orang mengenakan helm sementara satu lagi membawa tas gemblok. Pria yang membawa tas langsung mengeluarkan samurai dan mengancam dua karyawan Indomaret tersebut.

"Dimana berangkas, dimana berangkas," ujar pria tersebut yang ditirukan Andri, karyawan Indomaret yang tampak trauma atas peristiwa tersebut.

Di bawah ancaman, kedua karyawan toko kemudian menunjukkan lokasi berangkas yang berisi uang, tiga orang pun menggelandang mereka ke atas, lalu menggasak semua isi berangkas.

Sementara satu orang pelaku lainnya dalam rekaman CCTV tersebut menggasak isi berangkas kasir, semua isi kasir tersebut habis dikuras.

"Dua handphone milik saya dan kepala toko juga diambil, mereka juga mengambil rokok," tambahnya.

BACA JUGA : Todongkan Pistol ke Satpam, 4 Begal Gasak Motor di Curug

Setelah berhasil menggasak semua uang di toko tersebut, keempat pelaku pun kemudian kabur dengan menggunakan sepeda motor Honda Vario dan Yamaha Vixon tanpa plat nomor. Aksi para pelaku tersebut terbilang cepat, dalam rekaman CCTV tersebut berlangsung hanya sekitar lima menit. 

Saat ini, petugas dari Polsek Curug tengah melakukan olah tempat kejadian perkara, mereka mengambil rekaman CCTV peristiwa tersebut untuk mengungkap kasus perampokan dengan nilai kerugian puluhan juta.(RAZ/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Paramount Land Ajari Pelajar SD  Tangerang Tanam Hidroponik Lewat Green Schools

Paramount Land Ajari Pelajar SD Tangerang Tanam Hidroponik Lewat Green Schools

Jumat, 27 Juli 2018 | 20:14

TANGERANGNEWS.com-Pengembang properti Paramount Land kembali menggelar kegiatan Green Schools di Paramount Nursery, Gading Serpong, KabupatenTangerang, Kamis

HIBURAN
Astrella Cahaya Luncurkan Album Perdana di Panti Asuhan Sayap Ibu Tangsel

Astrella Cahaya Luncurkan Album Perdana di Panti Asuhan Sayap Ibu Tangsel

Minggu, 2 September 2018 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Astrella Cahaya, penyanyi cilik pendatang baru di industri musik tanah air meluncurkan album perdananya. Album berjudul Meraih Mimpi itu diluncurkan di Panti Asuhan Yayasan Sayap Ibu, Bintaro Tangsel, Minggu (2/9/2018).

OPINI
Tantangan Profesi Polisi Zaman Now

Tantangan Profesi Polisi Zaman Now

Rabu, 18 Juli 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Anak saya yang baru menapaki usia lima tahun terpesona tayangan di sebuah televisi swasta. Di usia yang belum dapat menggunakan nalar sebagai kelengkapan berfikir itu, ia justru telah hapal slogan yang

KOTA TANGERANG
Baru 3 Bulan Bebas, Resedivis Pengedar Sabu Jaringan Lapas Kembali Beraksi di Teluknaga

Baru 3 Bulan Bebas, Resedivis Pengedar Sabu Jaringan Lapas Kembali Beraksi di Teluknaga

Senin, 24 September 2018 | 22:00

TANGERANGNEWS.com-Polisi membekuk dua pengedar narkoba di Teluknaga. Bandar yang ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 24 gram ini merupakan resedivis yang baru tiga bulan bebas dari penjara.

"Kita tidak boleh menerima nasib buruk dan pasrah menerimannya sebagai kutukan. Kalau kita mau hidup bebas, kita harus belajar untuk terbang"

Gie