Connect With Us

Pembunuh Ibu & Anak di Panongan Biasa Lakukan Ini

Mohamad Romli | Jumat, 13 Oktober 2017 | 23:00

Jasad korban pembunuhan sekeluarga saat dievakuasi petugas dari lokasi kejadian di Perumahan Graha Sienna 1 Blok M Nomor 10/21 RT 02/06, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

 
TANGERANGNEWS.com-Peristiwa berdarah yang merenggut nyawa seorang ibu dan dua orang anak di Perumahan Graha Sienna 1 Blok M Nomor 10/21 RT 02/06, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Jumat (13/10/2017) malam menyisakan tanya.  Pelaku yang diduga sang kepala keluarga yakni LNH, 36, dikenal tidak pernah memiliki catatan buruk terhadap peragainya selama ini. Tak ada yang menyangka peristiwa tersebut terjadi di keluarga LNH.

JASAD

"Keluarga itu dikenal baik, tidak pernah ada masalah dengan tetangga, bahkan suami maupun istrinya juga sangat sopan," ujar Wulan, tetangga korban kepada TangerangNews.com.

JASAD

Bahkan, Ana, 37, yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut dikenal Wulan sebagai sosok yang ramah, supel dan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Karena kepribadiannya yang dikenal baik serta aktif, korban yang sudah tinggal dilokasi tersebut pun diangkat menjadi kader Posyandu setempat.

BACA JUGA : Sekeluarga Dibunuh di Panongan Tangerang

"Biasanya setiap sore dia ada di luar rumah, kadang ke rumah saya juga, tapi sore ini enggak kelihatan," tambahnya.

KEDIAMAN

Sedangkan keedua anaknya yang diduga tewas ditangan ayahnya sendiri tersebut dikenal sebagai anak yang patuh pada orang tua. SS, 9, saat ini sudah duduk di kelas empat SD Citra Berkat, Citra Raya sementara CH, 3, baru akan disekolahkan.

"Saya juga ikut syok, dan tidak menyangka peristiwa ini terjadi," tukasnya sambil menghela nafas dengan dalam.(DBI/HRU)

KOTA TANGERANG
Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:17

Warga Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang merasa resah adanya dugaan aktivitas pesta minuman keras (miras) dan praktik prostitusi di lingkungan mereka.

KAB. TANGERANG
Korban Banjir 2 Meter di Cikande Tangerang Minta Bantuan ke Presiden

Korban Banjir 2 Meter di Cikande Tangerang Minta Bantuan ke Presiden

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:24

Korban banjir setinggi 2 meter di Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang meminta bantuan jajaran pemerintah pusat hingga ke Presiden Prabowo Subianto.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill