Connect With Us

Ini Identitas Pemotor Tewas yang Tabrak Truk Pasir di Cikupa

Mohamad Romli | Kamis, 18 Januari 2018 | 14:00

MWA, 21, warga Kecamatan Citangkil, Cilegon, tewas dalam Kecelakaan di Jalan Raya Serang Km 17, Desa Bojong, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis (18/1/2018). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Identitas pemotor yang tewas akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Serang Km 17, Desa Sukanegara, Cikupa, Kamis (18/1/2018) sekitar pukul 12.00 WIB terungkap.

Pengendara sepeda motor Yamaha Mio Soul Nopol A-5149-WK adalah pria berinisial MWA, 21, warga Link Rama Nuju Baru, RT 02/07, Kecamatan Citangkil, Cilegon.

"Korban meninggal dunia karena mengalami luka serius pada bagian kepala," ujar Kanit Laka Lantas Satlantas Polresta Tangerang, Iptu Krisna Aji Pangestu kepada TangerangNews.com.

Berdasarkan informasi yang dihimpunnya, lanjut Krisna, korban melaju dari arah Balaraja menuju Cikupa, sesampainya di lokasi kejadian, ia hendak mendahului truk Hino Econo Nopol BE-8735-BE yang dikemudikan oleh PAR dari posisi sebelah kiri.

Saat korban hendak menyalip tersebut, ternyata dilajur kiri ada kendaraan truk Mitsubisi Fuso yang sedang berhenti karena sedang diperbaiki.

BACA JUGA :

"Diduga korban tidak bisa menguasai kendaraannya sehingga terjatuh dan terperosot," tambahnya.

Korban kemudian masuk ke kolong truk yang dikendarai PAR hingga mengalami luka berat pada bagian kepala karena diduga terlindas ban truk naas itu. "Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Tangerang," tukasnya.(RAZ/HRU)

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

KAB. TANGERANG
Sudah 6 Hari Terbakar, Hujan Buatan untuk TPA Jatiwaringin Malah Tertunda Akibat Hal Ini

Sudah 6 Hari Terbakar, Hujan Buatan untuk TPA Jatiwaringin Malah Tertunda Akibat Hal Ini

Minggu, 5 Juli 2026 | 19:50

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) harus ditunda kembali.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill