Connect With Us

Kapolri Apresiasi Smart Building Polresta Tangerang

Mohamad Romli | Rabu, 7 Februari 2018 | 14:00

Kapolri, Jendral Pol Tito Karnavian bersama Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dan anggota lainnya saat diwawancari awak media mengenai pembangunan gedung Polresta Tangerang di Tigaraksa, Rabu (7/2/2018). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian melakukan peletakan batu pertama  pembangunan gedung Polresta Tangerang di Tigaraksa, Rabu (7/2/2018).

Gedung yang direncanakan empat lantai tersebut,  disebut sebagai gedung polisi termodern pertama di Indonesia. Karena dilengkapi sistem pengawasan berbasis teknologi komunikasi.

Kapolri mengapresiasi pembanguan gedung dengan konsep gedung pintar (smart building) tersebut.  Bahkan menurutnya, terobosan Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif tersebut akan disebarluaskan kepada Kapolda diseluruh Indonesia untuk ditiru karena gedung smart building belum pernah ada di Polri.

"Kalau sudah terbangun dan betul-betul menerapkan smart building. Contohnya sistem layanan terpadu," ujarnya.

BACA JUGA:

Tito mengharapkan layanan terpadu kepolisian tersebut bisa seperti di Georgia, karena di negara tersebut warga mendapatkan layanan prima saat membutuhkan layanan dari pihak kepolisian.

"Saya kagum betul dengan kepolisian Georgia, buat SIM, registrasi BPKB, SKCK, paling lama hanya satu jam," tambahnya.

Bahkan, karena keterbukaan pelayanan publik, diceritakan Tito, warga pun bisa memilih sendiri plat nomor polisi kendaraan yang hanya membutuhkan waktu tak lebih dari 30 menit.

Konsep pelayanan terpadu juga diceritakan Tito menghindari terjadinya praktek percaloan. Karena warga langsung membayar biaya administrasi melalui bank yang tersedia dilokasi pelayanan.

Konsep pelayanan demikian diharapan Tito bisa diterapkan di Polresta Tangerang, bahkan jika berhasil, Tito menjanjikan promosi kenaikan pangkat kepada Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif.

"Kalau bisa diterapkan disini, maka saya akan sampaikan ke Polda dan Polres lain untuk meniru. Dan pasti nanti atas usulan Kapolda (Banten), pak Sabilul. Kalau bisa, konsep pelayanannya demikian, Pelayanan disana seperti model pelayanan di bank, kita pikirkan promosinya," terangnya.

Gedung Polresta Tangerang akan dibangun di atas lahan gedung lama. Sementara selama proses pembangunan berlangsung, kantor Polresta Tangerang akan menggunakan gedung milik Pemkab Tangerang di lingkup Puspemkab Tangerang.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, rencana pembangunan gedung tersebut sudah diwacakan sejak tahun 2013 dengan menyedot anggaran sebesar Rp60 miliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang.

Zaki pun menyebut, konsep gedung pintar tersebut akan menjadi kebanggaan bersama masyarakat Kabupaten Tangerang. Karena akan semakin mempermudah warga mengakses layanan kepolisian.

"Gedung ini kantor Polres kekinian atau kantor polisi zaman now. Semoga bisa dicontoh daerah-daerah lain di Banten," katanya.(DBI/RGI)

NASIONAL
Pengamat Minta Pemerintah Jujur-jujuran Soal Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir

Pengamat Minta Pemerintah Jujur-jujuran Soal Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir

Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:43

Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi meminta pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka terkait penyebab sebenarnya pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah daerah.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill