Edarkan Ribuan Butir Tramadol dan Eximer Ilegal di Kelapa Dua Tangerang, 3 Orang Diringkus
Senin, 10 Agustus 2026 | 20:09
Jajaran Polsek Kelapa Dua, Polres Tangerang Selatan, membongkar praktik peredaran obat keras daftar G ilegal.
TANGERANGNEWS.com-Warga Desa Gintung, Sukadiri dihebohkan dengan temuan mayat seorang pria tanpa identitas yang mengapung di Sungai Cirarab, Selasa (6/2/2018).
Jenazah korban itu pertama kali ditemukan Nawin, 33, warga setempat sekitar pukul 10.30 WIB.
"Saat itu saksi sedang berada dipinggir sungai melihat mayat tersebut dalam keadaan tengkurap dan telanjang serta sudah bengkak," ujar Kapolsek Mauk, AKP Teguh Kuslantoro, Rabu (7/3/2018).
BACA JUGA:
Saksi pun kaget bukan kepalang, kemudian segera melaporkan penemuan mayat itu petugas kepolisian. "Petugas kami langsung ke lokasi dan mengangkat mayat itu dari sungai," tambahnya.
Teguh belum bisa memastikan penyebab kematian pria naas itu, meski saat ditemukan pada bagian dagu korban robek dan bagian kepala korban retak.
"Kemungkinan sudah tiga hari, karena kondisinya sudah mulai membusuk," jelasnya.
Selanjutnya jasad korban dengan ciri-ciri tinggi sekitar 160 centimeter dan usia sekitar 30 tahun itu dievakuasi ke RSUD Tangerang untuk divisum.(RAZ/RGI)
Jajaran Polsek Kelapa Dua, Polres Tangerang Selatan, membongkar praktik peredaran obat keras daftar G ilegal.
TODAY TAGPerhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota resmi memberlakukan skema rekayasa lalu lintas di empat ruas jalan utama mulai Senin, 10 Agustus 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews