Connect With Us

KPU Kabupaten Tangerang Sosialisasi ke Waria

Muhamad Heru | Kamis, 19 April 2018 | 12:00

| Dibaca : 687

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang saat melakukan sosialisasi kepada puluhan waria dalam Komunitas Waria Maju Bersama (KWMB) di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, rabu (18/04/2018). (@TangerangNews.com / Muhamad Heru)

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang terus melakukan sosialisasi ke berbagai kalangan kelompok masyarakat,  dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, yang jatuh pada tanggal 27 Juni  mendatang.

Kali ini sosialidasi tersebut diberikan kepada puluhan waria dalam Komunitas Waria Maju Bersama (KWMB) dibilangan Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, rabu (18/04/2018).

Ketua KPU Kabupaten Tangerang Akhmad Jamaludin mengatakan bahwa pasangan calon itu mengalami proses sebagai mana mestinya, perjalanan tersebut dalam pencalonan banyak yang mendaftar, akan tetapi ketika masa penentuan waktunya selesai, para pendaftar tersebut tidak mengembalikan formulir.

BACA JUGA:


"Dalam melakukan pencoblosan tentunya sudah mempunyai e-ktp, dan terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT), akan tetapi saya sangat kecewa jika ada perlakuan kurang baik terhadap waria ini,"tuturnya.

Oleh penyelenggara pemerintah atau pelayanan masyarakat, seperti contohnya yang dialami oleh waria yang bernama Aris Syafrudin alias Dehow yang sudah melakukan perekaman, yang sampai saat ini belum mendapatkan W-KTP.

“Saya kedepannya akan koordinasi dengan camat setempat dan Pak Sekda supaya diperhatikan kependudukan para waria yang ada di kabupaten Tangerang, karena mereka mempunyai hak pilih yang sama dengan kita semua," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua API Daud Yusuf mengungkapkan, bila sosialisasi Pilkada 2018 ini sengaja menyasar kalangan waria, karena waria juga memiliki hak yang sama sebagai warga negara.

“Kita sengaja menyasar waria, sebab selama ini waria selalu dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Padahal mereka juga mempunyai hak yang sama sebagai warga negara indonesia dan mempunyai hak pilih sesuai dengan jenis kelaminnya,” terangnya.



Dalam hal ini, Ketua KWMB, Nur salon mengaku sangat tersanjung dan merasa di hargai oleh KPU Kabupaten Tangerang.

“Kita (Komunitas waria) sangat berterima kasih, dengan adanya sosialisasi ini, kami menjadi faham tentang proses Pilkada 2018. Karena sebelumnya, kami tidak pernah diberikan sosialisasi seperti ini,” cetusnya.

Nantinya ketika pencoblosan mereka akan berbondong-bondong datang ke TPS untuk mencoblos guna memilih Bupati dan Wakil Bupati Tangerang.

"Dalam pemilihan Bupati Tangerang, nanti kami akan hadir ke TPS dan dengan pertemuan ini, kami akan beritahu kepada kawan-kawan waria yang lain tentang proses pencoblosan pilkada 2018." tuturnya.(RAZ/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Area Revolusi Digital Milennial di Tangerang

Ini Area Revolusi Digital Milennial di Tangerang

Senin, 8 Oktober 2018 | 10:21

TANGERANGNEWS.com-Arena teknologi digital milenial, Techpolitan, resmi beroperasi di The Breeze BSD City, Tangerang.

BISNIS
Pabrik Gelas Buatan Tangan Satu-satunya di Indonesia

Pabrik Gelas Buatan Tangan Satu-satunya di Indonesia

Minggu, 14 Oktober 2018 | 13:22

TANGERANGNEWS.com-Kemajuan teknologi mendorong industri untuk memodernisasi mesin produksinya agar bisa bersaing di pasar, namun PT

OPINI
Menciptakan Pencipta Hoax yang Adil dan Beradab

Menciptakan Pencipta Hoax yang Adil dan Beradab

Kamis, 11 Oktober 2018 | 11:34

TANGERANGNEWS.com-Menyimak pemberitaan media baru-baru ini yang tengah ramai menyoroti sosok Ratna Sarumpaet, seorang mantan aktivis

WISATA
Menilik Kisah Malin Kundang di Pantai Air Manis Padang

Menilik Kisah Malin Kundang di Pantai Air Manis Padang

Rabu, 26 September 2018 | 12:00

TANGERANGNEWS.com-Kalau kamu orang Indonesia asli, pasti sudah nggak asing ya dengan legenda Malin Kundang. Cerita rakyat dari Sumatera Barat ini sudah diperkenalkan kepada anak-anak sejak kecil.

"Hidup lah untuk memberi yang sebanyak-banyaknya, bukan untuk menerima yang sebanyak-banyaknya"

Andrean Hirata