Connect With Us

KPU Serentak Gelar Uji Publik DPS di Tangerang

Mohamad Romli | Rabu, 4 April 2018 | 14:00

| Dibaca : 869

Uji Publik Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilbup Tangerang di Kecamatan Kresek. (@TangerangNews.com / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten secara serentak menghelat uji publik hasil publikasi daftar pemilih sementara (DPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Tangerang, Rabu (4/4/2018).

Diungkapkan Komisioner KPU Kabupaten Tangerang M Iqbal Syah, uji publik yang digelar di 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang tersebut untuk memastikan akurasi data DPS di masing-masing kecamatan.

"Uji publik ini untuk mengecek data DPS, apakah ada kekeliruan, misalnya pemilih ganda atau ada pemilih yang belum terdaftar," ujarnya, Rabu (4/4/2018).

BACA JUGA:


Peserta uji publik tersebut, lanjut komisioner yang membidangi program dan data ini, adalah para pihak yang terlibat sebagai pemangku kepentingan di masing-masing Kecamatan, diantaranya Panitia Pemilihan tingkat Kecamatan (PPK), Panitia Pengawas Pemilihan tingkat Kecamatan (Panwascam) beserta jajarannya, tokoh masyarakat, pemuda serta unsur masyarakat lainnya.

"Diharapkan, data DPS yang sudah ada tersebut mendapatkan masukan dari berbagai pihak sebelum diplenokan ditingkat desa pada 10 April dan tingkat kecamatan pada 12 April," jelasnya.

Selanjutnya, hasil perbaikan DPS melalui peleno tersebut akan ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pleno KPU Kabupaten Tangerang 19 April mendatang.

Pihaknya juga masih memberikan kesempatan kepada masyarakat yang belum tercantum namanya di DPS untuk mendaftar melalui panitia tingkat desa atau kelurahan sebelum pleno tingkat desa atau kelurahan digelar.

Sementara untuk masyarakat Kabupaten Tangerang yang memiliki hak pilih yang ingin mengetahui sudah terdaftar atau belum, KPU Pusat telah meluncurkan layanan daring serta pendaftaran melalui aplikasi whatsapp.



"Masyarakat bisa langsung akses situsnya dan melakukan pengecekan disana, tenggat waktunya sampai besok," tukasnya.

Informasi yang dihimpun, cara pengecekan DPS tersebut dengan mengakses laman KPU di link https://infopemilu.kpu.go.id/pilkada2018/pemilih/dps/1/nasional.

Kemudian setelah terakases, cukup mengetik Nomor Induk Kependudukan (NIK)  pada kolom "cari NIK" kemudian klik pada kolom "cari".

Setelah itu, jika sudah terdaftar di DPS, maka akan muncul data sesuai nomor NIK tersebut, sebaliknya tidak akan muncul jika belum terdaftar.

Berikutnya, jika belum terdaftar, segera menyampaikan informasi tersebut ke nomor whatsapp 0823-1076-7117 beserta file dokumen kependudukan.

KPU pusat kemudian akan melakukan pengecekan lebih dalam, jawaban akan diterima paling lama 3x24 Jam.(RAZ/RGI)

BISNIS
Pabrik Gelas Buatan Tangan Satu-satunya di Indonesia

Pabrik Gelas Buatan Tangan Satu-satunya di Indonesia

Minggu, 14 Oktober 2018 | 13:22

TANGERANGNEWS.com-Kemajuan teknologi mendorong industri untuk memodernisasi mesin produksinya agar bisa bersaing di pasar, namun PT

WISATA
Menilik Kisah Malin Kundang di Pantai Air Manis Padang

Menilik Kisah Malin Kundang di Pantai Air Manis Padang

Rabu, 26 September 2018 | 12:00

TANGERANGNEWS.com-Kalau kamu orang Indonesia asli, pasti sudah nggak asing ya dengan legenda Malin Kundang. Cerita rakyat dari Sumatera Barat ini sudah diperkenalkan kepada anak-anak sejak kecil.

KAB. TANGERANG
427 Lowongan CPNS Kabupaten Tangerang Diperebutkan 9.095 Pelamar

427 Lowongan CPNS Kabupaten Tangerang Diperebutkan 9.095 Pelamar

Selasa, 16 Oktober 2018 | 21:28

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 9.095 berkas lamaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diterima Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber

TOKOH
Ita Nurhayati, Komisioner KPU Perempuan Pertama di Kabupaten Tangerang

Ita Nurhayati, Komisioner KPU Perempuan Pertama di Kabupaten Tangerang

Senin, 3 September 2018 | 15:22

TANGERANGNEWS.com-Kaum perempuan semakin memantapkan kiprahnya di ruang publik, salah satunya Ita Nurhayati, Komisioner KPU Kabupaten Tangerang Divisi Program dan Data.

"Hidup lah untuk memberi yang sebanyak-banyaknya, bukan untuk menerima yang sebanyak-banyaknya"

Andrean Hirata