Connect With Us

Mayat Putus Kepala di Pagedangan Diperkirakan Tewas Sebulan Lalu

Yudi Adiyatna | Senin, 22 April 2019 | 09:44

Polisi mendatangi tempat kejadian perkara penemuan potongan mayat mutilasi di Jalan SKKI, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Minggu (21/4/2019) malam. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki di semak-semak dekat jembatan Cihuni pinggir Kali Cisadane di Jalan SKKI, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Minggu (21/4/2019) malam masih misterius.

Baca Juga :

Mayat yang ditemukan dengan kondisi kepala yang terpisah dari bagian tubuhnya ini diperkirakan telah lama meninggal dunia.

Dilihat dari beberapa bagian anggota tubuh seperti kepala nampak sudah tak utuh dan berbentuk tengkorak serta anggota badan lainnya telah membusuk. 

"Jenazah diperkirakan sudah berumur satu bulan," papar Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, Senin (22/4/2019).

Oleh pihak kepolisian kini mayat yang masih mengenakan jaket berwarna hitam dengan kondisi sebagian anggota tubuhnya tersimpan dalam bekas kaleng cat berukuran 20 kg dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum dan pemeriksaan.

"Penyebab kematian masih kita tunggu pemeriksaan dari RS Kramat Jati," jelas Alex.(RAZ/HRU)

BANTEN
Gubernur Banten Instruksikan OPD Kebut 8 Program Prioritas

Gubernur Banten Instruksikan OPD Kebut 8 Program Prioritas

Kamis, 8 Januari 2026 | 23:15

Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan seluruh Kepala Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan kebijakan nasional.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill