Connect With Us

Polisi & Wartawan Gadungan Peras Sekdes di Kresek Rp700 Juta

Maya Sahurina | Selasa, 14 Mei 2019 | 13:00

Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif saat memimpin Konferensi Pers di Mapolresta Tangerang, Selasa (14/5/19). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kota Tangerang membekuk tiga  pria lantaran diduga melakukan tindak pidana pemerasan.

Tak tanggung-tanggung, ketiga orang itu berhasil meraup uang hingga Rp700 juta dari hasil memeras sekretaris desa (sekdes) di Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

Dua pelaku mengaku sebagai penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Mabes Polri, yakni Rully Handari dengan nama samaran Ipda Ibrohim dan Fadly Ibnu Sina sebagai AKP Ibnu Sianturi.

Satu tersangka lain yakni Ibnu Ferry yang berperan sebagai wartawan gadungan.

Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif membeberkan, kejadian berasal adalah saat korban didatangi oleh tersangka Rully dan Fadly di kediamannya pada Minggu (10/3/2019).

Kepada korban, kata Sabilul, kedua tersangka mengaku akan melakukan penyidikan kasus korupsi dana desa Tahun 2017 dan 2018. 

Dikatakan Sabilul, para tersangka juga menunjukkan surat panggilan palsu atas nama korban. Surat panggilan itu didapat para tersangka dari internet kemudian menyuntingnya dengan perangkat komputer.

“Selanjutnya, tersangka Rully menghubungi korban dan meminta uang sebesar Rp5 juta. Korban yang ketakutan langsung mentransfer uang itu,” kata Sabilul di Mapolresta Tangerang, Selasa (14/5/19).

Sabilul melanjutkan, esok harinya tersangka kembali menghubungi korban dan kembali meminta uang sebesar Rp40 juta. Alasan tersangka agar proses penyidikan kasus tidak dilanjutkan. Korban pun menuruti permintaan tersangka.

BACA JUGA:

Para tersangka, kata Sabilul, ternyata belum puas memeras korban. Beberapa waktu kemudian, mereka kembali meminta uang kepada korban sebesar Rp100 juta. Alasan kali ini untuk mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3).

“Alasan para tersangka meminta uang ke korban bermacam-macam. Mulai dari untuk membereskan surat panggilan kejaksaan, hingga agar kasus itu tidak dimuat di media massa,” ucap Sabilul.

Sabilul menambahkan, alasan agar kasus tak diangkat ke media massa diperkuat dengan keterlibatan tersangka Ibnu Ferry yang mendatangi korban dan mengaku sebagai wartawan media massa ‘Korbarkan News’.

“Korban pun terus menuruti kemauan para tersangka mentransfer uang secara bertahap hingga jumlah totalnya mencapai Rp700 juta,” kata Sabilul.

Menurut Sabilul, karena tak tahan terus diperas, korban akhirnya melapor ke polisi. Mendapat laporan, polisi langsung bergerak dan berhasil meringkus ketiga tersangka di 2 tempat yakni di kawasan Kecamatan Balaraja dan di Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung. Ketiga dibekuk di hari yang sama yakni pada Selasa (7/5/2019).

Dijelaskan Sabilul, dari hasil memeras, tersangka Rully mendapatkan bagian Rp240.700.000, tersangka Fadly Rp270.300.000, sedangkan tersangka Ibnu mendapat Rp88.000.000.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti 61 lembar bukti transfer, 4 buah kartu identitas pers dan 1 bendel berkas tangkapan layar percakapan korban dan para tersangka melalui aplikasi WhatsApp.

Sabilul meminta kepada siapa pun untuk tidak mudah percaya dengan orang dan oknum yang mengaku sebagai penyidik Polri atau sebagai jurnalis.

Bila ada yang mengaku-ngaku, Sabilul mengingatkan untuk minta kejelasan identitas atau surat perintah.

“Bila ada yang mengaku anggota Polri atau jurnalis tapi bertindak menyimpang, jangan ragu untuk melaporkan,” tandasnya.(RAZ/RGI)

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

SPORT
GRID Cardio Rush 2026 Ajak Pelari Tangerang Maraton Sambil Donasi Pohon, Target Tanam 1.500 Bibit

GRID Cardio Rush 2026 Ajak Pelari Tangerang Maraton Sambil Donasi Pohon, Target Tanam 1.500 Bibit

Jumat, 10 Juli 2026 | 20:12

Event lari GRID Cardio Rush 2026, kembali digelar GRID Fitness pada 2 Agustus 2026 mendatang di Carstensz Mall, Gading Serpong, Tangerang.

BANTEN
Wisata Anyer-Carita Ramai, Pemprov Banten Perkuat Mitigasi Pasca Status Siaga Anak Krakatau

Wisata Anyer-Carita Ramai, Pemprov Banten Perkuat Mitigasi Pasca Status Siaga Anak Krakatau

Senin, 13 Juli 2026 | 11:59

Aktivitas wisata di kawasan Pantai Anyer dan Carita tetap berlangsung normal meski Gunung Anak Krakatau (GAK) berstatus Level III (Siaga).

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill