Connect With Us

Tersedu-sedu, Maling di Pos Lantas Balaraja Menangis

Mohamad Romli | Sabtu, 25 Mei 2019 | 20:38

Waka Polresta Tangerang AKBP Komarudin saat interogasi tersangka Iwan, 38, pelaku pencurian di Lampu Merah Balaraja. (TangerangNews.com/2019 / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Meski berpenampilan sangar dengan tato ditangan kiri, namun Iwan, 38, tersangka pencurian uang di depan Pos Pengaturan Lalu Lintas (Lantas), Lampu Merah Balaraja pada Jumat (24/5/2019) tidak bisa menahan air matanya. 

Tangisnya pria asal warga Kelurahan Sukadana, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan itu pun pecah saat diwawancarai TangerangNews di Ruang Cakra, Satlantas Polresta Tangerang, Sabtu (25/5/2019).

“Saya ingat anak dan istri di kampung, mereka tahunya saya mau kerja karena mau lebaran,” kata Iwan dengan suara terisak-isak diantara tangisnya.

Baca Juga :

Tersangka juga mengaku baru beberapa hari tiba di Tangerang. Ia berangkat dari kampung halamannya menggunakan  sepeda motor. Namun, ia juga mengaku kebingungan karena tidak tahu pekerjaan apa yang akan dilakukannya.

“Saya khilaf. Sekarang saya tambah bingung, karena keluarga dirumah juga sudah tahu saya ditangkap polisi,” lirihnya.

Tangisnya kembali pecah saat Waka Polresta Tangerang AKBP Komarudin menanyakan alasan kedatangannya ke Tangerang menjelang lebaran.

“Orang-orang mudik ke Sumatera kok kamu datang kesini, mau apa? Tanya Waka Polres.

Namun Iwan tidak menjawab dengan suara jelas. Suara yang terdengar hanya suara tangisannya.

“Ya sudah, sekarang kamu pertanggung jawabkan perbuatanmu,” kata Komarudin kepada Iwan.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Tangerang AKP Gogo Galesung mengatakan masih melakukan penyelidikan keterlibatan tersangka pada kasus serupa di wilayah hukum Polresta Tangerang. 

“Berdasarkan ciri-ciri fisiknya, tersangka adalah target operasi kami untuk kasus kejahatan serupa. Kami masih selidiki,” kata Gogo.

Kecurigaan polisi tersebut dikuatkan dengan barang bukti berupa kunci Letter T yang diamankan petugas dari tangan tersangka saat diamankan. Barang bukti tersebut kerap digunakan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) untuk membobol kunci sepeda motor.

Petugas juga masih melakukan pengejaran satu pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri saat aksi mereka di depan Pos Lantas tersebut.

“Identitasnya sudah kami kantongi, saat ini sedang dalam pengejaran,” tukas Gogo.

Diketahui, Iwa Suhwa, 45, warga Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti hampir kehilangan uang sebesar Rp7 juta yang ia simpan diboks sepeda motornya saat ia diperiksa petugas Satlantas Polresta Tangerang.

Korban diberhentikan petugas karena tidak menyalakan lampu saat melaju di Jalan Raya Serang, Balaraja usai menukarkan uang dengan pecahan uang baru sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat sepeda motor Supra Fit tersebut diparkir di depan Pos Lantas Lampu Merah Balaraja, tersangka Iwan membobngkar boks motor tersebut kemudian mengambil uang yang terbungkus kantong plastik berwarna hitam.

Aksi tersangka diketahui Brigadir Mahmudin yang tengah melakukan pengaturan lalu lintas. Tersangka pun berhasil diamankan.(RMI/HRU)

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill