Connect With Us

Kisruh dengan Pemilik Kios, Pengembang CBD Ciledug Angkat Bicara

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 9 Juli 2019 | 19:32

General Manager PT Sari Indah Lestari menunjukkan salah satu salinan fotokopi surat kepemilikan atas kios CBD Ciledug di bilangan Ciledug, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-PT Sari Indah Lestari sebagai pengembang Central Business District (CBD) Ciledug, Kota Tangerang angkat bicara soal status kepemilikan kios.

Developer ini berjanji akan menyelesaikan seluruh permasalahan terkait hak kepemilikan kios yang dituding beberapa pemilik belum diserahkan kepada mereka.

General Manager PT Sari Indah Lestari Sa'ban mengatakan sertifikat kepemilikan kios yang dikeluhkan para pedagang masih dalam proses. 

Ia juga menyebutkan tidak sedikit pemilik kios yang sudah mendapat hak kepemilikannya.

BACA JUGA:

"Itu kan kita sedang proses. Bahkan sudah banyak yang memang menerima surat kepemilikan (kios) mereka," ujarnya dalam jumpa pers di bilangan Ciledug, Kota Tangerang, Selasa (8/7/2019).

Sa'ban mengungkapkan surat kepemilikan belum sepenuhnya diterima karena pihaknya belum menerima bukti pelunasan.

Terlebih satu lantai di blok MN CBD Ciledug pelunasannya berada di PT Sarana sebagai mitra PT Sari Indah Lestari.

Namun, sayangnya PT Sarana sedang tidak aktif. Sehingga tidak ada koordinasi antara PT Sarana dengan PT Sari Indah Lestari.

"Kalau memang sudah pelunasan ya nanti kita cek, karena sebagian dari mereka itu melunasi ke PT Sarana sebagai mitra kita," ujarnya. 

Selain itu, Sa'ban membenarkan ihwal penggadaian sertifikat ke pihak bank. Namun sertifikat yang digadaikan itu merupakan sertifikat induk.

"Ya memang sempat kita jaminkan. Tapi sudah selesai dan itu juga sertifikat induk bukan milik pribadi," tukasnya.(MRI/RGI)

KOTA TANGERANG
Kejari Tangerang Tuntut Mati Dua Terdakwa Kasus Sabu 26 Kilogram

Kejari Tangerang Tuntut Mati Dua Terdakwa Kasus Sabu 26 Kilogram

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:45

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang menuntut pidana mati terhadap dua terdakwa kasus narkotika, Dian Laratana Harahap bin Ahmad Tohir Harahap dan M. Salim bin H. Saumin (Alm.).

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill