KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, akan mengelar pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 153 desa yang tersebar pada 29 kecamatan.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPM-PD) Kabupaten Tangerang Ahmad Hapid mengatakan rencananya Pilkades serentak akan di gelar pada tahun ini.
"Pilkades serentak ini nanti akan di mulai 8 Desember 2019," ujar Hapid, saat ditemui di kantornya, Selasa (16/7/2019).
Hapid mengatakan pihaknya tengah mempersiapan Pilkades dan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan instansi terkait.
BACA JUGA:
"Semua sudah kita persiapkan tahapannya," kata Hapid.
Menurut Hapid seluruh biaya pelaksanaan Pilkades ditanggung oleh pemerintah daerah dan sudah di anggarkan. Nantinya anggaran tersebut akan diberikan langsung ke pihak desa.
"Anggarannya Rp 22,1 miliar untuk total 153 desa," ujarnya.
Lanjut Hapid, ada beberapa desa yang melaksanakan Pilkades terbanyak di Kabupaten Tangerang. Selain itu ada juga desa yang jabatan kepala desanya habis pada akhir tahun ini.
"Terdapat di Kecamatan Cikupa, Balaraja, Sepatan, Sukamulya, Kronjo, Jayanti, Cisoka dan Kecamatan Kemiri. Ada juga tiga desa yang nanti akan gantikan pejabat sementara, karena masa jabatannya habis," tutupnya.(RAZ/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal selama Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews