Connect With Us

Anggaran Pilkades Serentak Kabupaten Tangerang Rp22,1 Miliar

Maya Sahurina | Selasa, 16 Juli 2019 | 11:39

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPM-PD) Kabupaten Tangerang, Ahmad Hapid. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, akan mengelar pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 153 desa yang tersebar pada 29 kecamatan.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPM-PD) Kabupaten Tangerang Ahmad Hapid mengatakan rencananya Pilkades serentak akan di gelar pada tahun ini.

"Pilkades serentak ini nanti akan di mulai 8 Desember 2019," ujar Hapid, saat ditemui di kantornya, Selasa (16/7/2019).

Hapid mengatakan pihaknya tengah mempersiapan Pilkades dan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan instansi terkait.

BACA JUGA:

"Semua sudah kita persiapkan tahapannya," kata Hapid.

Menurut Hapid seluruh biaya pelaksanaan Pilkades ditanggung oleh pemerintah daerah dan sudah di anggarkan. Nantinya anggaran tersebut akan diberikan langsung ke pihak desa.

"Anggarannya Rp 22,1 miliar untuk total 153 desa," ujarnya.

Lanjut Hapid, ada beberapa desa yang melaksanakan Pilkades terbanyak di Kabupaten Tangerang. Selain itu ada juga desa yang jabatan kepala desanya habis pada akhir tahun ini.

"Terdapat di Kecamatan Cikupa, Balaraja, Sepatan, Sukamulya, Kronjo, Jayanti, Cisoka dan Kecamatan Kemiri. Ada juga tiga desa yang nanti akan gantikan pejabat sementara, karena masa jabatannya habis," tutupnya.(RAZ/RGI)

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill