Tunduk Syariat
Selasa, 8 September 2026 | 22:01
Dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad saw, akhirnya sampai juga ke tanah Yatsrib, Kota Madinah.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 18 pejabat eselon II di Kabupaten Tangerang Bakal digeser bulan ini. Pergeseran atau rotasi ini akan berlaku juga bagi pejabat eselon III dan IV, namun akan dilakukan secara bertahap.
Surya Wijaya, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Tangerang mengatakan, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) telah menyusun nama-nama pejabat yang akan dirotasi.
"Pada prinsipnya kami sudah siap. Kami tinggal menunggu perintah Pak Bupati untuk melakukan rotasi jabatan tersebut dan melakukan pelantikan," ujarnya, Kamis (25/7/2019)
Surya menambahkan penyusunan jabatan telah selesai dilakukan oleh Baperjakat Kabupeten Tangerang sesuai dengan analisis jabatan dan beban kerja masing-masing OPD. Katanya, ada beberapa jabatan yang akan dimutasi sesuai keputusan.
"Ada 18 pejabat eselon II yang bakal digeser. Mereka sudah memenuhi syarat dan ketentuan. Misalnya sudah menduduki jabatan lebih dari 2 tahun atau syarat lainnya," paparnya.
Baca Juga :
Surya menyebutkan saat ini ada 7 jabatan eselon II yang kosong. Diantaranya Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah.
Lalu, Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, dan Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik.(RAZ/HRU)
Dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad saw, akhirnya sampai juga ke tanah Yatsrib, Kota Madinah.
TODAY TAGPemerintah tengah menyiapkan skema baru dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui rekening bank yang diberikan secara gratis kepada masyarakat Indonesia berusia 17 tahun ke atas.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews