Connect With Us

90 Petugas Diterjunkan Periksa Lapak Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang

Maya Sahurina | Selasa, 6 Agustus 2019 | 12:11

Kegiatan pembekalan dan pelepasan petugas pemeriksa hewan qurban di Kabupaten Tangerang. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 90 petugas tim pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban di Kabupaten Tangerang diterjunkan dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1440 H.

Petugas tersebut akan memastikan hewan kurban tidak terkena penyakit, cacat dan cukup umur secara syariat agama Islam.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta agar petugas dapat bekerja secara profesional dan berintegritas. "Sudah diberikan pembekalan, dan mudah-mudahan bisa melaksanakan sesuai poin penting," ujar Zaki, Selasa (6/8/2019).

Zaki mengingatkan dalam memeriksa hewan kurban yang baik tentu harus benar-benar teliti, agar masyarakat tidak salah memilih.

"Hewan itu harus dalam kategori ASUH (aman, sehat, utuh, dan halal). Itu harus hitam dan putih, artinya kalau tidak dalam kategori ASUH, harus diberitahu kepada masyarakat," katanya.

Baca Juga :

Zaki mengatakan, untuk mengantisispasi penyakit bawaan, para petugas menggunakan beberapa alat-alat medis. Sementara penyakit yang perlu diwaspadai seprti Anthraks, Bruselosis, Helminthiasis (kecacingan) dan Orf (sariawan pada bagian mulut).

"Para petugas harus memberikan informasi yang jelas, jika ditemukan beberapa penyakit pada hewan kurban. Kalau memang tidak layak, hewan tersebut harus diisolasi atau diamankan," ucapnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Aziz Gunawan mengatakan ada beberapa petugas yang akan diterjunkan dari lingkup dinas pertanian dan ketahanan pangan.

"Sebanyak 90 orang, 13 diantaranya dari para medis hewan, selebihnya dari Dinas Pertanian dan  Ketahanan Pangan. Kita sudah bekali di beberapa titik masjid, makanya kita ada 1000 masjid yang nantinya akan dijadikan tempat pemotongan. Sudah 60 persen kita bekali secara bimbingan teknik," pungkasnya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill