Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel
Jumat, 4 September 2026 | 22:14
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TANGERANGNEWS.com-Salah satu halte angkutan umum di Jalan Raya Pemerintah Daerah, Kampung Matagara, Desa Matagara, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang terlihat kumuh dan tidak terawat.
Berdasarkan pantauan TangerangNews di lokasi, kondisi dinding halte banyak sekali coretan dari cat semprot. Lantai halte tersebut pun sudah retak serta dipenuhi oleh tanah dan debu.
Salah satu warga Desa Matagara Heni mengeluhkan kondisi halte yang nampak kumuh dan tak terurus. Pemandangan tak layak tersebut menjadi hal biasa saat dirinya dan pengguna jalan saat melintas.
"Halte tersebut sangat kumuh, banyak coretan, listriknya enggak ada dan atapnya pun terdapat banyak rumput liar," kata Heni.
Menurutnya kondisi halte tersebut sudah dibiarkan selama hampir 8 tahun. Tidak ada perhatian dari pemerintah daerah untuk melakukan perawatan terhadap halte itu.
BACA JUGA:
lanjut Henny, perawatan ini merupakan kewenangan pemerintah daerah, mengingat berada di jalan daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang Bambang Mardi mengaku belum ada alokasi anggaran di tahun sebelumnya untuk perawatan halte.
"Iya di tahun sebelum-sebelumnya belum adanya penganggaran, tetapi untuk tahun 2020 akan teranggarkan perawatannya," kata Bambang.
Bambang melanjutkan untuk perbaikan halte tersebut akan diselesaikan di tahun mendatang.
"Mengingat di Kabupaten Tangerang, ada 6 halte di Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL), semuanya akan ada perawatan tahun depan," pungkasnya.(RAZ/RGI)
TODAY TAGIndustri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews