KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang melaksanakan Diklat Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Senin (19/8/2019).
Dalam diklat tersebut, Bupati Tangerang Zaki mengungkapkan pihaknya saat ini tengah membentuk pemerintahan yang bersih dan transparan. Untuk itu, ia meminta para PNS yang nantinya akan bertugas di pemerintahannya untuk bersikap bersih.
"Memang banyak godaan yang akan diterima nantinya saat bertugas, tapi itu lah harus tahan dengan berbagai macam godaan yang ada," ujar Zaki.
Selain itu, ia juga mengatakan, saat nanti telah bertugas, haruslah memiliki integritas yang baik terhadap tugas yang diberikan.
Baca Juga :
"Harus siap diberikan tugas yang memang untuk melayani masyarakat, selain itu harus terus belajar selama bertugas, karena belajar tidak boleh berhenti dan merasa puas," ucap Zaki.
Zaki berharap, dengan adanya diklat tersebut, dapat mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang sesuai dengan amanat Presiden Jokowi saat HUT RI yang ke-74 kemarin.
"Seperti amanat Presiden untuk mencetak SDM unggul, tunjukkan bahwa kalian memanglah SDM yang membawa perubahan pada bangsa dan negara khususnya di Kabupaten Tangerang," pungkasnya.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGParamount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026
Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews