Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Kamis, 18 Juni 2026 | 16:48
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang mengeluarkan imbauan agar orang tua atau wali murid lebih memperhatikan anak-anaknya. Pasalnya, sebuah kecelakaan lalu lintas telah menimpa seorang siswa sekolah dasar (SD).
Imbauan serta rekaman video amatir itu beredar di grup WhatsApp. Namun, belum diketahui persis kronologi peristiwa yang sampai menyebabkan putusnya kaki kanan pelajar itu.
Dalam video berdurasi 13 detik itu tampak korban tergeletak menahan sakit setelah kaki kirinya putus.
"Kita hanya menerima pengaduan saja, untuk kronologisnya kita kurang paham. Setahu saya, kejadian itu terjadi hari Senin (26/8/2019), dua hari lalu," jelas Rama, Anggota LPAI Kecamatan Legok saat dihubungi TangerangNews, Rabu (28/8/2019).
Rama menjelaskan, menurut informasi yang beredar, kecelakaan itu terjadi di Desa Babat, Legok. Saat itu korban sedang menunggu dijemput oleh orang tuanya selepas jam sekolah.
Baca Juga :
Atas insiden itu, kata Rama, LPAI Kecamatan Legok mengimbau kepada para orang tua dan pihak sekolah untuk lebih memperhatikan anak muridnya.
"Kita mengimbau kepada orang tua, serta guru-guru agar memberikan arahan bagi anak muridnya yang memang dijemput usai sekolah, menunggu di dalam sekolah," imbaunya.
Menurutnya, jika menunggu di luar sekolah, tak akan ada pihak yang menjamin keselamatan anak.
"Misalnya bila terjadi kecelakaan, atau hal-hal yang tidak diinginkan lainnya," pungkasnya.
Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin saat dikonfirmasi oleh TangerangNews belum memberikan keterangan terkait peristiwa kecelakaan tersebut.(RMI/HRU)
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGMenyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang mengambil tindakan kedisiplinan yang tegas kepada oknum pegawainya yang merugikan pelanggaan.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews