Connect With Us

Ditabrak Hingga Kaki Putus, Begini Kondisi Terakhir Celvin

Maya Sahurina | Kamis, 29 Agustus 2019 | 13:51

Celvin, 11, bocah yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Legok, Kampung Cakung, Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang dan harus kehilangan kaki kanannya. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Celvin, 11, Siswa Sekolah Dasar (SD) yang menjadi korban kecelakaan hingga kakinya putus, kini kondisinya sudah mulai membaik setelah dilakukan operasi. Meski harus kehilangan kaki kanannya, ia masih tetap tersenyum.

Menurut Celvin, keadaannya saat ini sudah mulai membaik dibanding sebelumnya. "Kemarin masih ngerasa sakit, tapi Allhamdulillah hari ini udah mendingan," ujarnnya saat ditemui TangerangNews di RS Siloam, Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (29/8/2019)

BACA JUGA:

Sementara Lisa, Orang tua Celvin, mengatakan paska kejadian, anaknya merasakan kesakitan hingga ke seluruh tubuhnya.

"Kemarin dia kesakitan, akhirnya dibius sama dokter. Tapi sekarang sudah membaik dan besok akan dioperasi lagi, karena belum tertutup semua dagingnya masih terlihat," jelasnya.

Lisa merasa bersyukur anaknya masih selamat dari kejasian tragis itu. "Alhamdulillah masih dikasih keselamatan," pungkasnya.(RAZ/RGI)

HIBURAN
Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48

Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill