Connect With Us

Pakai Seragam Dishub, Organda Tarik Pungli di Kabupaten Tangerang

Maya Sahurina | Rabu, 4 September 2019 | 15:22

Salah satu Pos Organda yang melakukan pungutan liar (Pungli). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang menutup 3 Pos Organda karena diduga melakukan pungutan liar (Pungli) mengatasnamanakan Dishub.

Ketiga pos itu belokasi di Pos Kedaton, Kecamatan Pasar Kemis; Pos Solear, Kecamatan Solear; dan Pos Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti. 

Kepala Dishub Kabupaten Tangerang, Agus Suryana mengatakan, pihaknya kerap menerima laporan dari masyarakat atau pengguna jalan, kalau mereka dimintai iuran di lokasi tersebut.

“Udah diobrak-abrik, ada tiga titik, ada di Kedaton, Solear dan Sumur Bandung. Dulu memang pernah ada, lalu sudah distop, tetapi ada lagi. Biasa, karena Dishub punya Kepala Dinas (Kadis) baru jadi mencari perhatian,” Kata Agus, Rabu (4/9/2019).

BACA JUGA:

Menurut Agus, Organda ini merusak citra Dishub yang telah melakukan pungutan liar kepada kendaraan angkutan barang, dengan menggunakan atribut atau seragam menyerupai Dishub.

“Itu jelas pungli dan mereka menggunakan atribut yang mirip dengan Dishub. Menurut warga sekitar, ketiga pos ini sudah beraktivitas selama 2 minggu. Untuk saat ini, kami hanya menyetop. Namun kalau Organda ini masih menjalan lagi, akan dilaporkan,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu Anggota Organda Sumanta mengaku hanya menjalankan tugas dari pimpinannya untuk memungut iuran kepada kendaraan angkutan yang melintas di Jalan Raya Pasar Kemis sebesar Rp 5.000.

“Saya hanya diperintah sama Korlapnya Pak Aripin. Baru dua minggu kami beroperasi di sini untuk meminta iuran. Ini suratnya ada, kwitansinya juga ada. Kalo masalah yang lain saya tidak tahu, hanya disuruh narik iuran aja,” pungkasnya.(RAZ/RGI)

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

HIBURAN
Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:37

Ajang lari Alfamart Run 2026 yang digelar di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 18 Oktober 2026, menyisakan cerita heboh hingga viral.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill