Connect With Us

Satu Korban Kecelakaan Maut Saat Antar Jenazah Dimakamkan di Suradita

Maya Sahurina | Jumat, 20 September 2019 | 22:48

| Dibaca : 1259

Suasana di pemakaman almarhum Imam, 20, yang merupakan warga Griya Serpong Asri blok F RT 01/05, Desa Suradita Kecamatan Cisauk, Jumat (20/9/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Jenazah Imam, 20, warga Griya Serpong Asri blok F RT 01/05, Desa Suradita Kecamatan Cisauk, telah dimakamkan di TPU Suradita, Jumat (20/9/2019).

Imam adalah salah satu korban kecelakaan maut di tol Pejagan-Pemalang, Desa Kendayakan, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal saat akan mengantarkan jenazah Waldono, 39, ke Klaten, Kamis (19/9/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.

BACA JUGA:

Kecelakaan itu juga turut merenggut 4 nyawa pengantar lainnya. Sementara, mobil ambulans yang digunakan pun rusak parah setelah membentur truk.

Jasad Ketua Karang Taruna di perumahan Griya Serpong Asri itu tiba di rumah duka sekitar pukul 07.00 WIB dan langsung disambut isak tangis keluarga, tetangga dan rekan.

Suasana haru pun tak terbendung setelah warga menantikan kedatangan jenazah dari rumah sakit Pemalang itu sejak Kamis (19/9/2019) sore.

"Jenazah kemudian disalatkan di masjid Arrahman usai salat Jumat," ujar Doni, warga setempat kepada TangerangNews.(MRI/RGI)

TEKNO
Kenapa Anda Harus Beralih ke Lampu LED?

Kenapa Anda Harus Beralih ke Lampu LED?

Rabu, 30 September 2020 | 13:30

TANGERANGNEWS.com-Seiring berjalannya waktu kemajuan teknologi semakin penuh inovasi, seperti lampu LED (Light-Emitting Diode) yang telah dirancang untuk bereaksi terhadap gerak dan cahaya

KOTA TANGERANG
Mayat Warga Tangerang Dievakuasi di Sungai Cisadane, Ini Identitasnya

Mayat Warga Tangerang Dievakuasi di Sungai Cisadane, Ini Identitasnya

Jumat, 30 Oktober 2020 | 14:07

TANGERANGNEWS.com–Petugas gabungan berhasil mengevakuasi mayat pria yang mengambang setelah tenggelam di Sungai Cisadane Tangerang. Identitas korban berhasil diungkap

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil