Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Jenazah Imam, 20, warga Griya Serpong Asri blok F RT 01/05, Desa Suradita Kecamatan Cisauk, telah dimakamkan di TPU Suradita, Jumat (20/9/2019).
Imam adalah salah satu korban kecelakaan maut di tol Pejagan-Pemalang, Desa Kendayakan, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal saat akan mengantarkan jenazah Waldono, 39, ke Klaten, Kamis (19/9/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.
BACA JUGA:
Kecelakaan itu juga turut merenggut 4 nyawa pengantar lainnya. Sementara, mobil ambulans yang digunakan pun rusak parah setelah membentur truk.
Jasad Ketua Karang Taruna di perumahan Griya Serpong Asri itu tiba di rumah duka sekitar pukul 07.00 WIB dan langsung disambut isak tangis keluarga, tetangga dan rekan.
Suasana haru pun tak terbendung setelah warga menantikan kedatangan jenazah dari rumah sakit Pemalang itu sejak Kamis (19/9/2019) sore.
"Jenazah kemudian disalatkan di masjid Arrahman usai salat Jumat," ujar Doni, warga setempat kepada TangerangNews.(MRI/RGI)
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGJajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Al-A'zhom, Kota Tangerang, Minggu, 15 Februari 2026, malam, dalam kegiatan Cahaya Hati Cahaya Indonesia bertema “Menguatkan Hati, Menguatkan Negeri”.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews