Connect With Us

Tiap Tahun, Puluhan Ribu Pendatang Menetap di Kabupaten Tangerang

Maya Sahurina | Rabu, 16 Oktober 2019 | 13:33

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Setiap tahunnya penduduk di Kabupaten Tangerang semakin meningkat. Pertambahannya mencapai 140 jiwa, dimana lebih dari separuhnya adalah pendatang.

Hal itu dikatakan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Rabu (16/10/2019). Menurutnya, total jumlah penduduk Kabupaten Tangerang saat ini mencapai sekitar 3.750.000 Jiwa.

"Setiap tahun kita ini ketambahan penduduk, kurang lebih sekitar 140 ribu jiwa. 65 ribunya adalah bayi yang baru lahir," katanya.

Menurut Zaki, penduduknya saat ini kebanyakan adalah pendatang yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

Baca Juga :

 

"Banyak pindahan seperti dari Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Banten. Bahkan dari Sabang sampai Merauke ada di sini," ujarnya.

Zaki mengatakan pertambahan penduduk menjadi tantangan tersendiri bagi Pemkab Tangerang, karena besar kecilnya akan menambah angka pengangguran.

"Diharapkan agar penyerapan tenaga kerja bisa bergerak dengan baik, dengan memberikan lapangan pekerjaan," tutupnya.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Meski Sudah Dirumuskan, Pemerintah Masih Belum Buka Rekrutmen ASN 2026 

Meski Sudah Dirumuskan, Pemerintah Masih Belum Buka Rekrutmen ASN 2026 

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:31

Pemerintah memastikan rencana rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) tahun 2026 sebenarnya sudah mulai dirumuskan. Namun, keputusan terkait pembukaan formasi CPNS maupun PPPK 2026 masih belum diumumkan karena pemerintah masih menahan penetapan final.

KOTA TANGERANG
Polisi Ingatkan Pemudik yang Melintas di Tangerang Agar Istirahat Jika Lelah

Polisi Ingatkan Pemudik yang Melintas di Tangerang Agar Istirahat Jika Lelah

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:23

Petugas satuan Lalu Lintas Polres Metro Tangerang Kota membagikan flyer keselamatan serta mengingatkan pengendara untuk beristirahat jika mengalami kelelahan saat berkendara.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill