Masalah Utang, Pria di Tangerang Diculik dan Disekap Belasan Jam dalam Kondisi Terikat
Sabtu, 6 Juni 2026 | 01:01
Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Wakapolresta Tangerang AKBP Komarudin mengumpulkan seluruh calon kepala desa (kades) dari dua kecamatan yakni Kecamatan Sindang Jaya dan Kecamatan Pasar Kemis. Para calon kades itu dikumpulkan di Aula Lavon Perumahan Suvarna Sutera, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Kamis (24/10/2019).
Komarudin mengatakan, kegiatan itu digelar sebagai bagian silaturahmi antara aparat keamanan dengan para kontestan pemilihan kades. Dalam pertemuan itu, kata dia, terjadi diskusi dan tukar pikiran seputar usaha-usaha menciptakan pemilihan kades yang aman, damai, dan jujur.

"Kami juga melakukan inventarisasi potensi permasalahan di masing-masing desa yang akan menggelar Pilkades," kata Komarudin.
Dia menyampaikan, ancaman gesekkan serta perpecahan akan selalu ada dalam momen politik. Untuk itulah, kata dia, seluruh komponen harus kompak mencegah hal-hal negatif dari proses demokrasi itu terjadi.
Baca Juga :
Komarudin menambahkan, para calon kades diberi pesan moril bahwa menjaga persatuan dan keamanan merupakan hal yang tidak bisa diabaikan. Dia pun mengajak calon kades untuk melaksanakan Pilkades dengan penuh kejujuran.
"Karena kami, TNI dan Polri siap mengamankan," ujarnya.
Komarudin menegaskan, tidak akan menolerir bagi orang atau kelompok yang mencoba membuat kekacauan ataupun gesekan pada saat pilkades. Dia memastikan, akan melakukan penegakkan hukum.
"Kalau memang hasilnya kalah harus legowo terima kekalahan dengan baik," kata dia.(RMI/HRU)
Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.
TODAY TAGPersita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews