Connect With Us

Hindari Razia di Tangerang, Banyak Pemotor Sembunyi ke Warung

Maya Sahurina | Selasa, 5 November 2019 | 11:29

Petugas kepolisian sedang menindak para pengendara sepeda motor yang terjaring operasi Zebra Kalimaya 2019. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Kendaraan roda dua masih mendominasi pelanggaran lalu lintas pada Operasi Zebra Kalimaya yang berlangsung pada 23 Oktober hingga 5 November 2019.

Namun ada saja cara para pelanggar lalu lintas itu menghindari petugas agar tidak ditilang.

Kanit Purjawali Satlantas Polresta Tangerang Iptu Agus Muslim mengatakan, memang masih banyak pelanggaran yang ditemukan hingga hari terakhir operasi.

BACA JUGA:

"Jumlah pelanggar sudah mencapai 6000-an dan masih didominasi oleh pengedara roda dua," ujar Agus, Selasa (5/11/2019).

Lanjut Agus, pengendara yang  merasa atau menyadari telah melakukan pelangggaran seperti tidak melengkapi surat- surat kendaraan, mereka kerap mengamankan diri dari operasi. 

"Tadi banyak yang puter balik dan bersembunyi di warung-warung setempat," kata Agus.

Petugas pun tetap menghampiri dan menindak mereka meski bersembunyi. "Langkah yang dilakukan, menghampiri dan mengingatkan jangan sampai melawan arus karena itu membahayakan," pungkas Agus.(RAZ/RGI)

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

KOTA TANGERANG
KONI Kota Tangerang Evaluasi Program, Mantapkan Persiapan Porprov

KONI Kota Tangerang Evaluasi Program, Mantapkan Persiapan Porprov

Minggu, 12 Juli 2026 | 11:49

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang terus mematangkan langkah menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten yang akan digelar di Kota Tangerang Selatan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar rapat pengurus

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill