Connect With Us

Napi Lapas Ciangir Dilatih Produksi Pangan

Maya Sahurina | Kamis, 7 November 2019 | 12:47

| Dibaca : 363

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh bersama pejabat lainnya saat bercocok tanam di Lapas Kelas II B Ciangir, Kamis (7/11/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Narapidana Lapas Kelas II B Ciangir Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, dilatih menghasilkan pangan sendiri lewat bercocok tanam.

Hal ini merupakan program Kementrian Ketahanan Pangan (Kemenpan) berkolaborasi dengan pemerintah daerah setempat, guna mewujudkan ketahanan pangan di lapas bagi kebutuhan para narapidana. 

Adapun lahan yang diberikan untuk bercocok tanam diantaranya masing-masing 15 hektar dari Badan Perancangan Pembangunan Nasional (Bapenas), Pemda dan Lapas Nusakambangan.

Dikatakan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Sri Puguh, pelatihan yang telah diberikan kepada narapidana harus bisa diaplikasikan, sehingga bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar. 

BACA JUGA:

"Apa yang bisa kita wujudkan di dalam memang harus dipraktekan. mereka sudah dibina kepribadian dan kemandiriannya, kemudian harus menghasilkan produk barang dan jasa, paling tidak warga binaan berkontribusi secara nyata," ujar Sri di Lapas Kelas II B Ciangir, Kamis (7/11/2019).

Menurutnya, nantinya hasil tersebut tidak hanya dijadikan untuk mendapatkan penghasilan (ekonomi), namun juga bisa menambah penghasilan produk lokas sendiri. 

"Harapanya ketika jagung tumbuh dengan baik dan berbuah lebat, tidak hanya dijual begitu saja tapi juga ada hasil produk pangan, untuk ternak mizalnya jadi ada nilai tambahnya juga," tuturnya.

Ia menyebutkan, hasil pangan nantinya bisa menjadikan Lapas tersebut dapat menghasilkan produksi peternakan.

"Kami juga ada ternak sapi, ayam, lele, jadi ketika panen nanti daun-daun dari jagung bisa digunakan sebagai pangan ternak sapi. Jadi kedepan kebutuhan lapas bisa beli di sini, " ucapnya. 

Sri menambahkan, program ini juga menjadi lapangan kerja bagi napi. Ada napi yang telah bebas dari masa tahanan sempat bekerja di lokasi tersebut. 

"Kemarin sudah ada yang bebas setelah beberapa waktu, sambil menunggu pekerjaan di luar kami tempatkan dia sebagai tenaga outsourcing," pungkasnya.(RAZ/RGI)

KOTA TANGERANG
Berbagi Tips Kepada Milenial, Arief: Orang Sukses Seorang Pembelajar

Berbagi Tips Kepada Milenial, Arief: Orang Sukses Seorang Pembelajar

Jumat, 23 Oktober 2020 | 16:10

TANGERANGNEWS.com–Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah didaulat menjadi narasumber pada acara Banten Milenials Leadership. Ia berbagi pengalaman serta kiat menjadi pemimpin muda

NASIONAL
Penolakan UU Cipta Kerja Munculkan Seruan Pembangkangan Sipil di Indonesia

Penolakan UU Cipta Kerja Munculkan Seruan Pembangkangan Sipil di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2020 | 08:34

TANGERANGNEWS.com-Undang-undang Cipta Kerja yang sudah disahkan oleh

TANGSEL
MTQ Tangsel Digelar Secara Daring

MTQ Tangsel Digelar Secara Daring

Jumat, 23 Oktober 2020 | 22:50

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-11 secara daring, bertempat di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel, Jumat (23/10/2020

PROPERTI
Alma@Montana Village Hunian Modern di Gading Serpong

[email protected] Village Hunian Modern di Gading Serpong

Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:14

TANGERANGNEWS.com-Paramount Land kembali menawarkan hunian

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil