Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari
Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar melantik tujuh pejabat eselon II di ruang lingkup Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, di Gedung Pendopo Bupati, Senin (18/11/2019).
Zaki menyampaikan mutasi dan rotasi adalah hal yang biasa dalam upaya menata, memperbaiki program pembangunan di Kabupaten Tangerang. Untuk itu dia berpesan kepada para pejabat yang baru saja dilantik agar tetap menjalankan tugasnya dengan baik.
BACA JUGA:
"Mutasi dan rotasi ini sebagai bentuk pemenuhan formasi pada lingkup Kabupaten Tangerang. Semoga amanah," ujar Zaki.

Adapun ketujuh pejabat tersebut diantaranya Hendar Herawan menempati posisi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BKPSDM), yang sebelumnya menjabat Camat Cikupa.
Ahmad Hidayat sebelumnya menjabat Sekban BPKAD, saat ini menjabat Kepala BPKAD. Jaenudin menjabat kepala Dinas Perikanan yang sebelumnya menjabat Inspektur 4.
Asep Jatmika menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan. Asep Suherman menjabat sebagai Sekretaris Dewan Setwan, yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Persidangan.
Ujata Sudrajat menjabat Kepala Dinas Sosial yang sebelumnya menjabat Camat Pakuhaji. Kemudian, Bambang Sapto menjabat Kepala Badan Penanggulangam Bencana Daerah (BPBD).(RAZ/RGI)
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berupaya mempertahankan tingkat kemantapan jalan di wilayahnya agar tetap berada di atas angka 93 persen sepanjang periode 2026 hingga 2027.
Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews