Connect With Us

Satgas Khusus Siap Buru Pelaku Judi di Pilkades

Mohamad Romli | Senin, 18 November 2019 | 16:46

Polresta Tangerang menggelar kegiatan Silaturahmi dan Dialog Interaktif dengan para calon kades dari Kecamatan Cisoka, Senin (18/11/19). (@TangerangNews / Mohammad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Kepolisian Resor Kota Tangerang membentuk satuan tugas (satgas) khusus guna mencegah dan menindak praktik perjudian pada gelaran Pilkades yang akan digelar pada 1 Desember 2019 mendatang. Satgas yang dibentuk merupakan gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) dan Satuan Intelejen Keamanan (Intelkam).

"Pelaksanaan Pilkades selalu berpotensi dimanfaatkan untuk berjudi. Kita sama-sama cegah dan akan kami akan menindaknya," kata Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi saat menghadiri Silaturahmi dan Dialog Interaktif dengan para calon kades dari Kecamatan Cisoka, Senin (18/11/19).

Penandatangan fakta integritas di kegiatan Silaturahmi dan Dialog Interaktif dengan para calon kades dari Kecamatan Cisoka, Senin (18/11/19).

Ade menambahkan, jumlah desa yang akan menggelar Pilkades di wilayah hukumnya berjumlah 91 desa. Namun, kata Ade, Satgas akan disebar ke seluruh desa agar upaya mendeteksi perjudian bisa lebih maksimal. Menurutnya, tidak tertutup kemungkinan para penjudi justru berkumpul di desa yang tidak menggelar Pilkades.

Ade menegaskan, tidak akan mentolerir praktik perjudian. Dia memastikan, akan melakukan proses hukum kepada siapa saja yang kedapatan berjudi pada gelaran Pilkades serentak itu. Dia pun mengimbau agar seluruh elemen masyarakat menjauhi praktik terlarang itu.

"Bila masyarakat memiliki informasi, segera kabarkan ke kami. Akan langsung kami tindak lanjuti," ujarnya.

Baca Juga :

Ade berharap, pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Tangerang berjalan aman, lancar, dan jujur, serta bersih dari praktik judi. Oleh karenanya, dia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengawal agenda politik tingkat desa itu.

"Peran serta masyarakat sangat penting untuk mewujudkan Pilkades sesuai harapan kita bersama," katanya.

Upaya Polresta Tangerang mencegah perjudian Pilkades mendapat dukungan penuh dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ketua MUI Kecamatan Balaraja Abdul Manaf menyebut, Satgas Anti Perjudian diharapkan dapat menekan perilaku negatif masyarakat yang memanfaatkan momen Pilkades untuk berjudi.

Dia pun mengaku siap membantu polisi dal upaya mencegah dan memberantas perjudian.

"Semoga Satgas Anti Judi Pilkades dapat mencegah terjadinya perjudian," ujarnya.(RMI/HRU)

WISATA
Promo Bulan Mei, Howard Johnson Tangerang Tawarkan Paket 'May Escape' dan Kuliner Autentik

Promo Bulan Mei, Howard Johnson Tangerang Tawarkan Paket 'May Escape' dan Kuliner Autentik

Kamis, 7 Mei 2026 | 22:17

Menghabiskan waktu liburan tidak selalu harus menempuh perjalanan jauh. Sepanjang bulan Mei 2026, Howard Johnson By Wyndham Tangerang menghadirkan pengalaman “One Stop Vacation”, sebuah konsep liburan terpadu yang memadukan kenyamanan menginap

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

TANGSEL
Airin Raih Penghargaan Nasional, Benyamin Kenang Capaian saat Pimpin Tangsel

Airin Raih Penghargaan Nasional, Benyamin Kenang Capaian saat Pimpin Tangsel

Jumat, 8 Mei 2026 | 21:03

Mantan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany baru saja dinobatkan sebagai Outstanding Influential Woman Leader in Regional Development dalam ajang bergengsi CNN Indonesia Leading Women Awards 2026.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill