Connect With Us

Malam Tahun Baru, Satlantas Polresta Tangerang Terjunkan 110 Personel

Maya Sahurina | Selasa, 31 Desember 2019 | 22:28

Polisi Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang saat menertibkan arus lalu lintas di jalan cikupa, Tangerang. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang menerjunkan sedikitnya 110 personel guna mengatur arus lalu lintas pada malam Tahun Baru 2020. Para personel ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan dan rawan kecelakaan. 

"Selain di pos pengamanan, personel juga diturunkan di titik-titik tertentu dan juga ada yang patroli," kata kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol I Ketut Widiarta, Selasa (31/12/2019).

Ketut menyampaikan, sudah memetakan titik-titik rawan kemacetan di sepanjang jalur yang berada di wilayah hukum Polresta Tangerang. Titik-titik macet atau trouble spot itu,  diantaranya Pasar Cikupa, Simpang Balaraja Barat, dan Pasar Gembong, Kecamatan Balaraja.

Ketut mengatakan, faktor yang menyebabkan kemacetan di Pasar Cikupa adalah karena kurangnya lahan parkir yang menyebabkan banyak kendaraan parkir di badan jalan. Hal itu, kata Ketut, ditambah dengan tdak adanya halte sehingga banyak angkot yang ngetem sembarangan.

"Sedangkan kemacetan di Simpang Balaraja Barat disebabkan banyak angkutan ngetem terkesan jadi terminal bayangan," ujarnya.

Baca Juga :

Sementara penyebab kemacetan di Pasar Gembong, terang Ketut, disebabkan adanya tumpukkan sampah hingga ke badan jalan. Ditambah dengan banyaknya kendaraan yang parkir di jalan serta para pedagang yang menjajakan barang dagangan hingga ke bahu jalan.

Namun demikian, Ketut menyebut, sudah melakukan upaya guna mengantisipasi kemacetan salah satunya dengan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti dinas perhubungan, dinas pekerjaan umum, dinas lingkungan hidup dan kebersihan, serta Satpol PP.

"Kami juga akan menempatkan personel di titik trouble spot itu serta mengintensifkan patroli," kata Ketut.

Ketut melanjutkan, selain upaya mengurai kemacetan, dilakukan juga upaya mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Ketut bilang, di lokasi rawan kecelakaan akan dipasang garis kejut dan lampu peringatan. Tidak hanya itu, Ketut menambahkan, di sepanjang jalur juga akan dipasang spanduk imbauan terkait keselamatan berkendara.

"Kami juga telah menyiapkan 7 pos pengaturan lalu lintas agar usaha mengurai kemacetan dan mencegah kecelakaan bisa lebih maksimal," pungkasnya.(RMI/HRU)

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill