Connect With Us

Nenek di Panongan Tangerang Tewas Tersengat Tawon Vespa

Mohamad Romli | Sabtu, 14 Maret 2020 | 17:23

Petugas BPBD Kabupaten Tangerang saat mengevakuasi sarang tawon vespa di Panongan, Rabu (11/3/2020). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang nenek, Soedarsijah, 78, menghembuskan nafas terakhirnya setelah disengat gerombolan tawon.

Warga Perumahan Serdang Asri I, Blok C, No 2, RT 04/06, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang itu diduga meninggal dunia karena kadar racun akibat sengatan itu melebihi ambang batas.

Bahkan, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Ciputra Hospital, Citra Raya. Namun dibawa pulang kembali, kemudian menghembuskan napas terakhirnya di kediamannya.

Petugas BPBD Kabupaten Tangerang usai mengevakuasi sarang tawon vespa yang menimbulkan korban jiwa di Panongan, Rabu (11/3/2020).

Kosrudin, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Tangerang mengatakan, jenis tawon yang merenggut nyawa korban adalah tawon vespa affinis. Tawon yang habitat aslinya di hutan tropis itu memiliki dampak mematikan ketika menyengat dalam jumlah banyak jika tidak cepat mendapatkan tindakan yang tepat.

"Korban diserang tawon tersebut saat sedang menjemur pakaian dan kasur. Kayu yang digunakan untuk memukul kasur menyentuh saran tawonnya," ujar Kosrudin kepada TangerangNews, Sabtu (14/3/2020).

Baca Juga :

Peristiwa itu, lanjutnya, terjadi pada Rabu, 11 Maret 2020. Ia mendapatkan laporan dari warga untuk memberantas sarang tawon tersebut. Korban diduga disengat ratusan tawon. Timnya kemudian terjun ke lokasi dan mengamankan saran tawon tersebut.

"Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Ciputra Hospital, namun kemudian dibawa pulang kembali malam harinya. Kemudian meninggal dunia," jelasnya.

Ia menjelaskan, sudah memberantas sekitar 200 sarang tawon di Kabupaten Tangerang sejak November 2019 hingga Maret 2020 ini. Namun dalam catatannya, baru satu peristiwa ini yang menimbulkan korban jiwa.

Kosrudin juga mengimbau, jika kembali ditemukan sarang tawon serupa, masyarakat segera melaporkan kepada BPBD Kabupaten Tangerang. Karena, harus segera mendapatkan penanganan khusus oleh petugas terlatih.

"Biarkan kami yang mengevakuasi," pungkasnya.(RMI/HRU)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill