Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Pihak Kepolisian Kabupaten Tangerang akhirnya menyelidiki video yang viral tentang pemuda yang diduga menghamili 17 wanita.
Kapolsek Teluknaga AKP Edy Suprayitno mengatakan, setelah dilakukan penelusuran dan pemeriksaan kepada pemuda yang ada pada video tersebut ternyata hoax.
"Setelah ditelusuri ternyata tidak benar, itu hoax," ujarnya kepada wartawan saat dikonfirmasi.
Sementara itu, pemuda yang dituding pada video tersebut pun buka suara kepada media. Dia menyebut narasi pada video tersebut tidak benar, meski diakuinya dialah yang ada pada video itu.
Pria tersebut diketahui bernama Muhamad Hadad Gunawan, warga Kampung Seloyong RT1/6, Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
“Iya di video itu memang saya, tapi berita itu tidak benar,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (26/12/2020).
Asal muasal video viral tersebut berawal saat dirinya sedang berkunjung ke rumah wanita berinisial M di Desa Rawa Rengas, Kecamatan Kosambi. Namun, rupanya M telah bersengkokol dengan mantan kekasihnya yang membuat video tersebut.
“Saya sampaikan bahwa saya itu niatnya ke Desa Rawa Rengas itu. Saat itu untuk bertemu dengan salah satu wanita. Dan wanita yang dikenal di Facebook itu telah bersengkokol dengan wanita yang membuat video. Jadi saya dituduh menghamili 17 wanita, itu tidak benar, hoaks,” jelasnya.
Dirinya mengaku enggan memperkarakan sang mantan.
“Tidak terpikir (melaporkan ke polisi). Yang penting saya sudah meluruskan kabar bohong itu,” pungkasnya.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang membuka pendaftaran pelatihan terapis spa dan pijat syariah, sebagai upaya memberdayakan masyarakat.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.
Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews