Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Pihak Jasamarga angkat bicara setelah didemo sekelompok warga Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, terkait penanganan banjir di Tol Bitung. Pihak Jasamarga mengaku, membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah (pemda) dalam mengatasi persoalan banjir tersebut.
Kepala Departemen Maintenance Service Managemen Jasamarga, Danang Eko Saputro mengatakan, pihaknya telah berupaya melakukan penanganan banjir dengan mengerahkan pompa.
Namun, pihaknya terkendala tingginya intensitas hujan, sehingga pekerjaan dalam menangani banjir tersebut terhambat.
Adapun terkait tuntutan warga yang bersifat jangka pendek, Jasamarga akan memenuhinya.
BACA JUGA: Demo Lagi, Warga Desa Kadu Tangerang Tutup Akses Tol Bitung-Balaraja
"Tadi ada tuntutan beberapa poin yang disampaikan yang sifatnya penyedotan pompa, tentunya akan kita lanjutkan, termasuk tadi pemberian bantuan secara jangka pendek, ada obat-obatan maupun makanan karena memang akses warga terbatas," ujarnya, Rabu, 16 November 2022.
Sedangkan terkait tuntutan warga yang bersifat jangka panjang, pihaknya membutuhkan waktu untuk merealisasikannya.
"Seperti pembuatan gorong-gorong baru, itu pekerjaannya lumayan lama, dan prosesnya lumayan rumit secara kontruksi," katanya.
Ia melanjutkan, persoalan banjir di Tol Bitung juga perlu didiskusikan dengan pemda Kabupaten Tangerang. Sebab, diakuinya, banjir di Bitung ini bukan kesalahan Jasamarga seutuhnya. Pihaknya juga mengaku ada kesulitan untuk membuang air ke sungai atau hilir air terdekat.
LIHAT JUGA: Warga Desa Kadu Demo Pemukimannya Banjir Akibat Meluapnya Sungai di Tol Bitung
"Ini juga harus dikaji secara teknis, sebenernya air yang dari tol ini mengalirnya ke mana sih. Apakah pemda sudah menyiapkan air itu di ke manakan, sebesar apa salurannya, dan apakah pemda merawat salurannya," ungkapnya.
Jika permasalahan yang ditangani Jasamarga telah selesai, kata dia, warga bisa meminta penanganan banjir ke pemda.
"Jadi, saya berharap tentunya Jasamarga akan memberikan upaya terbaik untuk pengguna jalan tol maupun warga sekitar jalan tol," pungkasnya.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Sinar Mas Land secara resmi membuka gerbang kepemilikan properti tahun 2026 melalui peluncuran program nasional bertajuk Royal Key.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews