Connect With Us

Banjir Tol Bitung Tangerang, Jasamarga Butuh Keterlibatan Pemda

Dimas Wisnu Saputra | Rabu, 16 November 2022 | 23:04

Kepala Departemen Maintenance Service Managemen Jasamarga, Danang Eko. (Dimas Wisnu Saputra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Pihak Jasamarga angkat bicara setelah didemo sekelompok warga Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, terkait penanganan banjir di Tol Bitung. Pihak Jasamarga mengaku, membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah (pemda) dalam mengatasi persoalan banjir tersebut.

Kepala Departemen Maintenance Service Managemen Jasamarga, Danang Eko Saputro mengatakan, pihaknya telah berupaya melakukan penanganan banjir dengan mengerahkan pompa.

Namun, pihaknya terkendala tingginya intensitas hujan, sehingga pekerjaan dalam menangani banjir tersebut terhambat.

Adapun terkait tuntutan warga yang bersifat jangka pendek, Jasamarga akan memenuhinya.

BACA JUGA: Demo Lagi, Warga Desa Kadu Tangerang Tutup Akses Tol Bitung-Balaraja

"Tadi ada tuntutan beberapa poin yang disampaikan yang sifatnya penyedotan pompa, tentunya akan kita lanjutkan, termasuk tadi pemberian bantuan secara jangka pendek, ada obat-obatan maupun makanan karena memang akses warga terbatas," ujarnya, Rabu, 16 November 2022.

Sedangkan terkait tuntutan warga yang bersifat jangka panjang, pihaknya membutuhkan waktu untuk merealisasikannya.

"Seperti pembuatan gorong-gorong baru, itu pekerjaannya lumayan lama, dan prosesnya lumayan rumit secara kontruksi," katanya.

Ia melanjutkan, persoalan banjir di Tol Bitung juga perlu didiskusikan dengan pemda Kabupaten Tangerang. Sebab, diakuinya, banjir di Bitung ini bukan kesalahan Jasamarga seutuhnya. Pihaknya juga mengaku ada kesulitan untuk membuang air ke sungai atau hilir air terdekat. 

LIHAT JUGA: Warga Desa Kadu Demo Pemukimannya Banjir Akibat Meluapnya Sungai di Tol Bitung

"Ini juga harus dikaji secara teknis, sebenernya air yang dari tol ini mengalirnya ke mana sih. Apakah pemda sudah menyiapkan air itu di ke manakan, sebesar apa salurannya, dan apakah pemda merawat salurannya," ungkapnya.

Jika permasalahan yang ditangani Jasamarga telah selesai, kata dia, warga bisa meminta penanganan banjir ke pemda.

"Jadi, saya berharap tentunya Jasamarga akan memberikan upaya terbaik untuk pengguna jalan tol maupun warga sekitar jalan tol," pungkasnya.

PROPERTI
Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Kamis, 3 September 2026 | 19:03

Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026

TANGSEL
Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Kamis, 3 September 2026 | 20:13

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengerjakan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah rawan banjir dan longsor.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill