Connect With Us

Penggorok Adik di Ciledug Tangerang dinyatakan Sakit Jiwa

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 12 Juli 2015 | 13:40

| Dibaca : 1843

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol A Pranoto (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGERANG-Muhammad Rizky Silaban, 15, pelaku pembunuhan adik kandungnya, Putri Mariska Sakinah, 13, di Ciledug, Kota Tangerang  Minggu (7/6) lalu, dinyatakan mengalami psikotik akut atau gangguan jiwa. [Ini Bukti-bukti Polisi Mengungkap Pembunuhan Putri]

 

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Agus Pranoto mengatakan, pemeriksaan kejiwaan terhadap Rizky telah dilakukan berulang-ulang di RS Polri Kramat Jati. Hasilnya telah keluar pada Rabu (8/7) lalu.

 "Dalam surat keterangan visum pskiater,  dokter menyatakan  bahwa Rizky menderita psikotik akut. Tindakaan pembunuhan yang dilakukan Rizky merupakan bagian dari gejalanya," jelasnya, Minggu (12/7). Dengan demikian, pihaknya langsung melakukan penangguhan penahanan Rizky, sehingga penangananya diserahkan kepada orang tuanya.

 TKP

"Setelah kita berbicara dengan penasihat hukum dan keluarga, pihak keluarga Rizky menyatakan sanggup merawat. Jadi kita kembalikan dia ke orang tuanya," papar Kapolres.

 

Kapolres menambahkan,  tersangka Rizky tidak harus wajib lapor. Meski ditangguhkan, Rizky tetap dalam pemantauan kepolisian. "Dalam penangguhan kita juga sudah koordinasi dengan P2TP2A untuk pemantauan," jelasnya.

 

Seperti diketahui, Putri Mariska Sakinah ditemukan tewas dengan luka sayatan di leher. Peristiwa berdarah ini terjadi pada Minggu (7/6) sore lalu, sekitar pukul 15.30 WIB. Putri ditemukan tergeletak tak bernyawa di kamar belakang rumahnya di Kampung Duku, Jalan Masjid Al Baido RT 03/05, Kelurahan Sudimara Selatan, Ciledug, Kota Tangerang.

 

Tak hanya itu, kakak Putri, Rizky yang biasa disapa Buyung juga ditemukan bersimbah darah dengan leher masih tertusuk pisau. Beruntung nyawa Rizky masih bisa terselamatkan dan dirawat di Rumah Sakit Bakti Asih Ciledug. [Atas perintah Jin Ciledug, Rizki Akui membunuh adiknya]

 

Awalnya pelaku diduga orang tak dikenal. Namun ternyata, pelaku tak lain adalah Rizky sendiri. Hal tersebut berdasarkan hasil tes DNA barang bukti pisau yang digunakan Rizky untuk menggorok adiknya hingga tewas dan juga menusuk lehernya sendiri.

 

Rizky mengaku membunuh adiknya atas perintah Jin. Menurutnya Jin tersebut mengancam akan menghabisi keluarga korban kalau perintahnya tak dilaksanakan. Atas dasar tersebut, polisi melakukan tes kejiwaan terhadap Rizky.

 

 

WISATA
<i>Coffee Rider</i> Tempat Ngopi Favorit <i>Bikers</i> di Tangerang

Coffee Rider Tempat Ngopi Favorit Bikers di Tangerang

Minggu, 21 Mei 2017 | 13:00

“Awalnya masih berupa kedai dan tempatnya masih outdoor di depan toko baju Monochrome. Tenyata banyak yang suka, anak-anak motor kostum sering mampir untuk ngopi. Karena peminatnya banyak tapi tempatnya kecil, kita pindah ke tempat yang lebih besar di la

SPORT
30 Tim SSB Se-Jabodetabek Ikut Angkasa Pura II Junior League

30 Tim SSB Se-Jabodetabek Ikut Angkasa Pura II Junior League

Minggu, 9 April 2017 | 12:00

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 30 tim SSB di Jabodetabek ikut dalam Liga Sepak Bola usia dini bertajuk dini bertajuk 'Angkasa Pura II -Indonesia Junior League' . Liga tersebut resmi digelar Minggu (9/4/2017) pagi di Lapangan Bandara Internasional Soekarno-Ha

PROPERTI
Mahasiswa Universitas Pancasila Berkunjung ke Green Office Park 9 BSD City

Mahasiswa Universitas Pancasila Berkunjung ke Green Office Park 9 BSD City

Jumat, 28 April 2017 | 10:00

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah mahasiswa jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Pancasila Jakarta berkunjung ke salah satu proyek Sinar Mas Land yaitu Green Office Park 9 (27/4).

OPINI
Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Rabu, 8 Maret 2017 | 07:00

Perempuan bukan hanya sekedar pelampiasan hasrat semata, tapi juga sebagai gerbang peradaban, yang sering kali menjadi korban kekuatan patriakhi. Pada beberapa hal, perempuan sering menjadi objek eksploitasi, baik dalam rumah tangga, kantor, pabrik, jalan

"Kita harus mencari kesempatan dalam setiap kesulitan bukannya dilumpuhkan karena memikirkan kesulitan dalam setiap kesempatan."

Walter E. Cole