Connect With Us

Bayi yang dibuang diduga hasil hubungan gelap

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 20 Oktober 2015 | 16:52

Petugas Polsek Jatiuwung, Kota Tangerang saat mendatangi lokasi penemuan bayi. (Rusdy / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Sesosok bayi laki-laki yang ditemukan warga di Kampung Cikoneng Baru, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Selasa (20/10) tadi diduga dibuang orangtuanya karena hasil hubungan gelap.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Rully Indra Wijayanto mengatakan, bayi tersebut ditemukan di belakang rumah salah satu warga sekitar pukul 03.40 WIB. Bayi tersebut ditinggalkan didalam kardus bersama perlengkapan bayi. #Bayi Laki-laki dibuang di belakang warung Jatiuwung Tangerang

"Warga awalnya mendengar suara tangisan bayi. Saat dicari ternyata ada bayi tersebut di dalam kardus, sudah diselimuti kain dan ada perlengkapan seperti popok," katanya.

Kemudian bayi itu dibawa ke klinik kawasan Gandasari untuk mendapat perawatan. Diduga bayi berumur sekitar dua minggu. "Berat bayi sekitar 2,8 Kg dengan panjang 50 cm. Kondisi bayi sehat," kata Rully.

Terkait motif dibuangnya bayi tersebut, Rully mengaku masih menyelidikinya apakah memang karena hasil hubungan gelap.

"Pelaku pembuang bayi harus kita tangkap dulu untuk tahu motifnya," jelasnya.

 

BANTEN
Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18

Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.

OPINI
Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:24

Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill