Connect With Us

Bayi yang dibuang diduga hasil hubungan gelap

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 20 Oktober 2015 | 16:52

Petugas Polsek Jatiuwung, Kota Tangerang saat mendatangi lokasi penemuan bayi. (Rusdy / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Sesosok bayi laki-laki yang ditemukan warga di Kampung Cikoneng Baru, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Selasa (20/10) tadi diduga dibuang orangtuanya karena hasil hubungan gelap.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Rully Indra Wijayanto mengatakan, bayi tersebut ditemukan di belakang rumah salah satu warga sekitar pukul 03.40 WIB. Bayi tersebut ditinggalkan didalam kardus bersama perlengkapan bayi. #Bayi Laki-laki dibuang di belakang warung Jatiuwung Tangerang

"Warga awalnya mendengar suara tangisan bayi. Saat dicari ternyata ada bayi tersebut di dalam kardus, sudah diselimuti kain dan ada perlengkapan seperti popok," katanya.

Kemudian bayi itu dibawa ke klinik kawasan Gandasari untuk mendapat perawatan. Diduga bayi berumur sekitar dua minggu. "Berat bayi sekitar 2,8 Kg dengan panjang 50 cm. Kondisi bayi sehat," kata Rully.

Terkait motif dibuangnya bayi tersebut, Rully mengaku masih menyelidikinya apakah memang karena hasil hubungan gelap.

"Pelaku pembuang bayi harus kita tangkap dulu untuk tahu motifnya," jelasnya.

 

KAB. TANGERANG
Ahmad Sahroni Minta Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual Kasatpol PP Kabupaten Tangerang

Ahmad Sahroni Minta Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual Kasatpol PP Kabupaten Tangerang

Rabu, 23 September 2026 | 16:56

Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna mendapat sorotan dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill