Connect With Us

Melahirkan Pas HUT Kota Tangerang, 2 Bayi Ini Akan Dibantu Dinsos

Denny Bagus Irawan | Minggu, 28 Februari 2016 | 11:52

Petugas saat membantu evakuasi ibu yang melahirkan. (Dira Derby / TangerangNews.com)



TANGERANG-Melahirkan  saat Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tangerang yang ke-23 pada hari ini, dua bayi laki-laki dari pasangan suami istri Yanah dan Yusuf akan dibawa ke kolong jembatan. Namun, beruntung hal itu tak terjadi, karena petugas Polsek Tangerang dan rencananya pihak Dinsos Kota Tangerang akan membantu.

 

“Setelah melahirkan ini dia bilang mau dibawa pulang, mungkin dia takut enggak ada yang bayar. Tetapi mau pulang kemana ? orang tinggalnya saja di mobil bekas kecelakaan lalu lintas yang belum diambil pemiliknya. Dia (Yanah) bilang mau dibawa ke kolong jembatan,” ujar Waka Polsek AKP M Isa Ansori, Minggu (28/2/2016).

Baca Juga : Polisi Tangerang Bantu Gelandangan Melahirkan di Truk Bekas Kecelakaan

 

 

M Isa Ansori menceritakan, kehidupan perekonomian Yanah dengan suaminya Yusuf yang bekerja sebagai pengepul barang bekas dan membantu orang berjualan di Pasar Anyar sangat menyedihkan.

 

“Pak Sekda sudah memerintahkan Dinsos agar selanjutanya dibantu dan ditangani oleh Dinsos,” ujar Juru Bicara Pemerintah Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, saat dihubungi.

 

Yanah dan Yusuf tinggal di mobil bekas kecelakaan karena telah diminta pemilik kendaraan untuk menjaga kendaraan tersebut.  Karena tanggung jawabnya, atas kepercayaan sang pemilik kendaraan, Yusuf yang awalnya hanya menjaga akhirnya menempati kendaraan itu menjadi kediamannya.

Untuk diketahui petugas Polsek Tangerang membantu proses lahirnya bayi kembar yang dilahirkan oleh gelandangan yang biasa menempati truk bekas kecelakaan  di Kota Tangerang, Sabtu (27/2/2016) sekitar pukul 07.00 WIB kemarin.


OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

BANTEN
Pengamat Nilai Pemprov Banten Harus Aktif Turun Tangan Tangani Pengelolaan Sampah di Tangsel

Pengamat Nilai Pemprov Banten Harus Aktif Turun Tangan Tangani Pengelolaan Sampah di Tangsel

Selasa, 6 Januari 2026 | 14:56

Pengamat Kebijakan Publik dan Politik dari Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul menilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten perlu mengambil peran lebih aktif sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat terkait kondisi pengelolaan sampah

TANGSEL
Status Darurat Berakhir, Tumpukan Sampah Setinggi Atap Kembali Muncul di Pasar Ciputat Tangsel

Status Darurat Berakhir, Tumpukan Sampah Setinggi Atap Kembali Muncul di Pasar Ciputat Tangsel

Selasa, 6 Januari 2026 | 18:15

Status Tanggap Darurat Sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang berlangsung sejak 23 Desember 2025, nampaknya belum menjadi solusi instan bagi permasalahan sampah di wilayah tersebut.

KAB. TANGERANG
Lagi Peralihan Pelanggan Perumdam TKR ke Perumda TB, Warga Protes Air Mati Tak Ada Pemberitahuan

Lagi Peralihan Pelanggan Perumdam TKR ke Perumda TB, Warga Protes Air Mati Tak Ada Pemberitahuan

Rabu, 7 Januari 2026 | 12:53

Sejumlah warga melayangkan keluhan di media sosial menyusul gangguan distribusi air bersih yang terjadi di tengah proses peralihan pengelolaan pelanggan dari Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang ke Perumda Tirta Benteng (TB)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill