Truk Tambang Tabrak Motor di Cikupa, 2 Korban Tewas
Selasa, 19 Mei 2026 | 17:09
Insiden kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Selasa 19 Mei 2026, dini hari.
TANGERANG-Melahirkan saat Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tangerang yang ke-23 pada hari ini, dua bayi laki-laki dari pasangan suami istri Yanah dan Yusuf akan dibawa ke kolong jembatan. Namun, beruntung hal itu tak terjadi, karena petugas Polsek Tangerang dan rencananya pihak Dinsos Kota Tangerang akan membantu.
“Setelah melahirkan ini dia bilang mau dibawa pulang, mungkin dia takut enggak ada yang bayar. Tetapi mau pulang kemana ? orang tinggalnya saja di mobil bekas kecelakaan lalu lintas yang belum diambil pemiliknya. Dia (Yanah) bilang mau dibawa ke kolong jembatan,” ujar Waka Polsek AKP M Isa Ansori, Minggu (28/2/2016).
Baca Juga : Polisi Tangerang Bantu Gelandangan Melahirkan di Truk Bekas Kecelakaan
M Isa Ansori menceritakan, kehidupan perekonomian Yanah dengan suaminya Yusuf yang bekerja sebagai pengepul barang bekas dan membantu orang berjualan di Pasar Anyar sangat menyedihkan.
“Pak Sekda sudah memerintahkan Dinsos agar selanjutanya dibantu dan ditangani oleh Dinsos,” ujar Juru Bicara Pemerintah Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, saat dihubungi.
Yanah dan Yusuf tinggal di mobil bekas kecelakaan karena telah diminta pemilik kendaraan untuk menjaga kendaraan tersebut. Karena tanggung jawabnya, atas kepercayaan sang pemilik kendaraan, Yusuf yang awalnya hanya menjaga akhirnya menempati kendaraan itu menjadi kediamannya.
Untuk diketahui petugas Polsek Tangerang membantu proses lahirnya bayi kembar yang dilahirkan oleh gelandangan yang biasa menempati truk bekas kecelakaan di Kota Tangerang, Sabtu (27/2/2016) sekitar pukul 07.00 WIB kemarin.
Insiden kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Selasa 19 Mei 2026, dini hari.
TODAY TAGSektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews