AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TANGERANGNEWS.com-Eduardo Situmorang, pria berusia 75 tahun tewas setelah diduga dengan sengaja ditabrak tersangka Ashari,38, di Jalan M Toha perisis di depan RM Makan Sederhana, Kel. Bugel. Kec.Karawaci, Kota Tangerang pada Senin (3/4/2017) sekitar pukul 20.45 WIB.
Ironisnya, pada saat itu korban akan antar cucu-nya yang sedang sakit. Peristiwa itu berawal saat korban bersama keluarganya membawa cucu untuk berobat ke Rumah sakit. Korban saat itu menumpangi Daihatsu Alya warna putih, dengan No.Pol B 1208 CEO. Sedangkan yang mengendarai anak korban yakni Albon Jaya Situmorang.
"Jumlah di dalam Ayla empat orang," ujar Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Triyani Handayani, Rabu (5/4/2017). Ada pun perselisihan dengan tersangka terjadi saat melintas di Sangiang, tepatnya di Jalan M.Toha.

" Mobil Yang membawa korban terhalang dengan mobil yang dikendarai oleh pelaku. Saat itu pelaku mengendarai Mobil Honda City warna Silver no. Pol. B 1006 CES," tambah Triyani.
Posisi mobil keluarga korban saat itu terhalang tersangka. Karena korban dan keluarganya sedang membawa cucunya yang harus segera sampai ke rumah sakit. Keluarga korban kesal, kemudian menyalip dan menghadang mobil yang di kendarai oleh tersangka. Baca Juga : Ini Pengakuan Penabrak Kakek yang membawa cucu sampai tewas
Kemudian anak korban keluar dari mobil, diikuti korban. Mereka bermaksud menegur tersangka. Namun, tersangka malah menabrak korban dan melindas korban hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.
"Kemudian pelaku melarikan diri. Dengan sigap petugas dari Polsek Karawaci melakukan pengejaran dan menangkapnya di Jalan Gatot Subroto," ujarnya. (RAZ)
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews