Connect With Us

Direlokasi, Pedagang Pasar Lembang Tangerang Mengeluh

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 2 Oktober 2017 | 17:00

Pasar Lembang, Ciledug, Kota Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com –Para pedagang Pasar Lembang, Ciledug, Kota Tangerang mengeluh karena direlokasi ke lapak baru yang dikelol apihak swasta.  Relokasi ini dilakukan karena nantinya pasar tersebut akan dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) oleh Pemkot Tangerang.

Dedi, 41, salah satu pedagang sayur mengatakan bahwa relokasi mulai berlangsung awal Oktober ini. Namun lapak yang disediakan ditempat baru tidak nyaman. “Kalau tempat yang baru belum ada saluran airnya. Tapi karena terpaksa, ya mau enggak mau  pindah ke," katanya, Senin (2/10/2017).

BACA JUGA : Tahu Berformalin Masih Dijual di Pasar Sentiong Balaraja

Hal senada pun diungkapkan pedagang lain bernama Neneng, 46. Menurutnya, untuk bisa menempati lapak baru, dirinya harus kembali membayar uang sewa lapak. "Saya pinjam kesana ke sini sudah, jadi ke Bank Keliling buat bayar sewanya," paparnya.

Camat Ciledug Ahmad Budi Wahyudi mengatakan bahwa proses relokasi dimulai pada akhir pekan kemarin. Ada sekitar 500 pedagang yang direlokasi.

"Sudah dipindahkan ke depan Pasar Lembang, yang dikelola oleh swasta. Itu kan lahannya milik Dinas Lingkungan Hidup," ucapnya.

BACA JUGA : Kemacetan di Pintu Perlintasan Kereta Pasar Anyar Dikeluhkan Warga

Budi menambahkan, keberadaan para pedagang di Pasar Lembang sangat menggangu ketertiban umum. Karena itu, nantinya akan dijadikan RTH.

"Syukurnya proses relokasi ini berjalan kondusif, mereka banyak yang mau dipindahkan dan juga dilakukan penataan yang lebih baik oleh pihak swasta," imbuhnya.(RAZ/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

TANGSEL
Remaja Tangsel Diimbau Jangan Keseringan Main Medsos Demi Kesehatan Mental

Remaja Tangsel Diimbau Jangan Keseringan Main Medsos Demi Kesehatan Mental

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:52

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengingatkan para remaja agar bijak dalam menggunakan teknologi, terutama mengakses media sosial (medsos) guna menjaga kesehatan mental di tengah pergeseran pola interaksi digital.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill