ESDM Buka Peluang Pertamax Turun Lagi, Asal Harga Minyak Dunia Ikut Melandai
Rabu, 17 Juni 2026 | 13:45
Pemerintah menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi masih akan mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia.
TANGERANGNEWS.com - Jalan Perintis Kemerdekaan III, di Kota Tangerang, rusak di sejumlah titik. Kendaraan yang melintas pun harus lebih berhati-hati. Pasalnya, kerusakan tersebut cukup membahayakan pengendara.
Pengamatan TangerangNews.com, jalan itu memang menjadi jalur alternatif yang hanya bisa dilintasi dari Jalan MH Thamrin untuk menuju Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang. Karena alternatif, jalur tersebut digunakan oleh seluruh tipe kendaraan yang melintas seperti sepeda motor, mobil keluarga, bus, truk, dan lain-lain.
Jika dari Jalan MH Thamrin, setelah berbelok untuk memasuki Jalan Perintis Kemerdekaan III, para pengendara pun dikagetkan dengan lubang jalan yang panjang dan besar. Sehingga, untuk melintasinya harus mengurangi kecepatan bahkan berhenti.
Keberadaan jalan itu pun memprihatinkan, TangerangNews.com memang belum memiliki data kecelakaan yang terjadi di jalan itu, namun menurut petugas Dishub, banyak kendaraan yang melintasi jalan itu mengalami pecah ban.
BACA JUGA: Soal Jalan Rusak, Wakil Wali Kota Tangerang Berharap Warga Jurumudi Baru Bersabar
Jika ban kendaraan pecah, sudah pasti sebabnya karena lubang yang menganga, apalagi ditambah muatan yang berada di dalam mobil.
"Kalau kecelakaan sih saya belum lihat ya, tapi kalau pecah ban sering sekali," ujar Kosim, Petugas Dinas Perhubungan saat ditemui di lokasi, Senin (4/12/2017).
Kosim menyebut kalau jalan tersebut memang sudah lama seperti rusak dan berlubang, dia menganggap kalau air hujanlah yang menyebabkan jalan itu rusak.
"Sudah lama mas, itu rusak paling karena air hujan," ucapnya.
Sejumlah warga dan pengendara pun mempertanyakan kapan pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang memperbaikinya. "Kalau tidak segera diperbaiki rusaknya makin parah dan makin membahayakan," ujar Agung, pengendara sepeda motor.(RAZ/RGI)
Pemerintah menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi masih akan mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia.
TODAY TAGDemo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bakal mengurangi volume pembangunan infrastruktur di wilayahnya imbas kenaikan harga pada sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi.
Kota Tangerang berhasil membawa pulang kembali piala Pekan Olahraga Pelajar (Popda) Banten 2026. Setelah sepekan persaingan ketat, Kota Tangerang sukses merebut gelar juara umum.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews