Connect With Us

Langka, Pertamina Minta Warga Mampu Tak Gunakan Gas 3 Kg

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 8 Desember 2017 | 20:00

Gas 3kg (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com - LPG 3 kilogram mengalami kelangkaan di sejumlah wilayah terutama Kota Tangerang. Pertamina berharap masyarakat di kalangan mampu tidak ikut menggunakan gas melon tersebut.

Menurut Unit Manager Communication & Relations Pertamina Jawa Bagian Barat Dian Hapsari Firasati, jika masyarakat yang mampu turut menggunakan LPG 3 kg, maka dikhawatirkan menjadi tidak tepat sasaran.

“Karena LPG 3 kg adalah barang subsidi sehingga penggunaannya ada kuota dari pemerintah. Sesuai tulisan yang ada pada tabung, LPG 3 kg sesungguhnya hanya untuk masyarakat tidak mampu," ujarnya, Jumat (8/12/2017).

BACA JUGA:

Saat ini Pertamina sedang berusaha melakukan operasi pasar di sejumlah wilayah yaitu Kota dan Kabupaten Bogor, Depok, Priangan Timur, Kota dan Kab Sukabumi sejak Senin 4 Desember 2017 hingga hari ini.

Selain itu penambahan pasokan juga dilakukan di beberapa daerah seperti di DKI Jakarta, Bandung, Cimahi, Sumedang dan Tangerang.

"Makanya kami berharap masyarakat yang mampu, apalagi bisnis yang sudah maju, agar tidak menggunakan LPG 3 kg namun beralih ke LPG non subsidi,” Kata Dian.

Menurut Dian, Pertamina telah melakukan operasi pasar dan penambahan pasokan secara bervariasi antara 20% hingga 60% di wilayah Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Dian juga menghimbau, apabila masyarakat masih menemukan kesulitan atau harga yang tidak wajar, maka dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 1.500.000.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
Pencarian Jurnalis Hilang Diperluas hingga Perairan Utara Tangerang

Pencarian Jurnalis Hilang Diperluas hingga Perairan Utara Tangerang

Selasa, 15 September 2026 | 20:10

Upaya pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau diperluas hingga ke Perairan Utara Tangerang.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

HIBURAN
Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Selasa, 15 September 2026 | 14:46

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill