Connect With Us

Jelang Natal & Tahun Baru 2018 PLN Disbanten Jaga Pasokan Listrik

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 22 Desember 2017 | 15:00

| Dibaca : 1049

PLN Disbanten saat berbincang bareng pers, untuk persiapan Menjelang Natal dan Tahun Baru 2018, di Rumah Makan Amper, Cipondoh, Kota Tangerang, Jumat (22/12/2017). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com - Menjelang Perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2018, sebanyak 1000 petugas teknik PT PLN Distribusi Banten (Disbanten) telah siap siaga mengamankan suplai dan keandalan listrik di wilayah kerja PLN Distribusi Banten.

Seperti diketahui, wilayah kerja PLN Disbanten sendiri meliputi Area Cikokol, Serpong, Cikupa, Teluk Naga, Banten Utara dan Banten Selatan.

BACA JUGA:

PLN Disbanten juga telah memastikan kesiapan pasukan personel dan kelayakan perlengkapan serta keselamatan kerja dalam melaksanakan tugas dalam pagelaran Apel Pasukan dan Peralatan di masing-masing area tersebut.

“Kami telah membentuk 57 Posko Siaga dan Area Pelayanan dengan petugas piket 24 jam di semua Kantor Area yang bertujuan untuk memberikan update informasi kondisi sistem kelistrikan yang ada di PLN Distribusi Banten, kepada Posko Listrik Pusat yang berada di Kementrian ESDM, sebagai update kondisi kelistrikan secara Nasional,” ungkap General Manager PLN Disbanten Rawan lnsani saat berbincang bareng pers di Rumah Makan Amper, Cipondoh, Kota Tangerang, Jumat (22/12/2017).

Di sisi lain, pembentukan Posko Siaga bertujuan untuk mempercepat proses penanganan gangguan sistem atau jaringan yang berpotensi mengakibatkan padamnya listrik.

Terlebih, di masing-masing Area Pelayanan juga telah disiapkan peralatan pendukung diantaranya 77 unit mobil pelayanan teknik, 21 unit Motor Unit Reaksi Cepat (URC), 9 Unit Trafo Bergerak (UTB), 18 Unit Gardu Bergerak (U68), 3 Unit Kabel Bergerak (UKB) serta Genset dengan total kapasitas 288 kVA.

Rawan menambahkan, pasukan siaga harus selalu siap siaga menjaga kehandalan pasokan listrik, dengan memprioritaskan objek vital strategis seperti tempat-tempat ibadah dan pusat-pusat keramaian.

Selain kesiapan di segi personel, dari sisi infrastruktur saat ini kondisi kersediaan daya di PLN Disbanten cukup aman dengan daya tersedia sebesar 8.000 MW dengan perkiraan beban puncak Perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2018 sebesar 3.400 MW. 

Sementara itu, Manajer Bidang Distribusi PLN Disbanten, Pintor Rumapea, menghimbau kepada masyarakat agar selalu menggunakan listrik secara aman, dan bilamana mengalami gangguan maupun keluhan laporkan dengan menghubungi call center 123.

"Kalau ada keluhan apapun dan gangguan sampaikan kepada kami. Sampaikan saja saja ke sini (123). Kami berharap pada hari Raya Natal dan Tahun Baru 2018, masyarakat dapat menikmati listrik PLN tanpa ada kendala. Jik alau ada kendala, tim kami sudah siap siaga,” papar Pintor.(RAZ/RGI)

OPINI
Tantangan Profesi Polisi Zaman Now

Tantangan Profesi Polisi Zaman Now

Rabu, 18 Juli 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Anak saya yang baru menapaki usia lima tahun terpesona tayangan di sebuah televisi swasta. Di usia yang belum dapat menggunakan nalar sebagai kelengkapan berfikir itu, ia justru telah hapal slogan yang

BANDARA
HUT RI Ke-73, Bandara Soekarno-Hatta Gelar Berbagai Perlombaan

HUT RI Ke-73, Bandara Soekarno-Hatta Gelar Berbagai Perlombaan

Rabu, 15 Agustus 2018 | 12:00

TANGERANGNEWS.com-Berbagai perlombaan digelar oleh pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yakni PT Angkasa Pura II

KAB. TANGERANG
249 Warga Binaan Klas I Tangerang Dapat Remisi Kemerdekaan

249 Warga Binaan Klas I Tangerang Dapat Remisi Kemerdekaan

Jumat, 17 Agustus 2018 | 14:26

TANGERANGNEWS.com-Ratusan warga binaan pemasyarakatan Rumah Tahanan (rutan) Klas 1 Tangerang mendapatkan remisi saat

BANTEN
Tawuran Pelajar di Tangsel Disorot Gubernur, WH: Jangan Terulang Lagi!

Tawuran Pelajar di Tangsel Disorot Gubernur, WH: Jangan Terulang Lagi!

Kamis, 2 Agustus 2018 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Tawuran dua kelompok pelajar di Jalan Raya Puspitek, Kecamatan Setu, Tangsel, Selasa (31/7/2018) disorot Gubernur Banten, Wahidin Halim. Bahkan, sosok yang akrab disapa WH itu terjun langsung ke dua sekolah yang terlibat.

"Kita tidak boleh menerima nasib buruk dan pasrah menerimannya sebagai kutukan. Kalau kita mau hidup bebas, kita harus belajar untuk terbang"

Gie