Connect With Us

Mencerna Persoalan di Tangerang Melalui Secangkir Kopi

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 27 Desember 2017 | 14:00

| Dibaca : 451

Kegiatan Coffe Morning diskusi santai yang mencoba membahas isu-isu kekinian di Kota Tangerang bersama para narasumber terkait,yang kompeten dan kridibel, disajikan secara obyektif, hangat dan mendalam. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Berbagai masalah perkotaan kerap melanda di ruang lingkup kehidupan masyarakat. Begitu pun yang terjadi di Kota Tangerang. Persoalan kehidupan masyarakat timbul karena kemacetan diperkotaan, banjir, pengangguran, kebersihan, pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, dan masih banyak lagi yang lainnya. Persoalan - persoalan tersebut sering kali menjadi bayangan kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:

Tangerang menjelma sebagai kota metropolitan. Keberadaraanya dekat dengan Bandara Internasional Soekarno Hatta membuat pemerintah setempat juga mengusung kota ini sebagai kota aetropolis. Berbagai hiruk pikuk menghinggapi kota berjuluk Seribu Industri Sejuta Jasa itu. Terlebih masyarakatnya yang heterogen.

Dari berbagai persoalan tersebut dapat dicerna secara jernih melalui diskusi santai dengan bertajuk "Coffee Morning." Kegiatan ini digagas oleh para kaum generasi milenial di Kota Tangerang.

Para penggiat tersebut di antaranya Andika Panduwinata yang merupakan wartawan Warta Kota dan Hasan Kurniawan yang berkecimpung sebagai jurnalis Koran Sindo. Dalam giat Coffee Morning ini mencoba membahas isu-isu kekinian di Kota Tangerang.

Turut menghadirkan para narasumber terkait yang kompeten dan kredibel. Disajikan secara objektif serta mendalam. Para narasumber yang turut terlibat dalam giat ini dari jajaran pemerintah atau Eksekutif, anggota DPRD berperan sebagai Legislatif yang mengawasi jalannya pemerintahan, pengamat, pemerhati sosial, akademisi, budayawan dan juga lain-lain.

Rektor Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang, Prof. Mustafa Kamil pun menyambut hangat kegiatan Coffee Morning tersebut. Menurutnya ini merupakan terobosan gagasan intelektual demi kemajuan yang lebih baik.

"Diskusi santai tapi perlu berkualitas. Untuk mencari solusi atau jalan keluar dari suatu permasalahan," ujar Prof. Mustafa Kamil.

Ia juga menyebut adanya Coffee Morning dapat menjadikan pencerahan dari tiap - tiap persoalan. Sehingga tujuan dari giat ini menjadi terarah.

"Ini kan menghadirkan langsung pihak - pihak yang bersangkutan dan dipertemukan dalam suatu diskusi. Jadi kita tahu apa sih masalah yang terjadi selama ini. Dan bagaimana atau seperti apa memecahkan persoalannya? Semoga dengan adanya Coffee Morning ini dapat banyak bermanfaat," ucapnya.

Sementara itu Budayawan Kota Tangerang, Mukafhi Solihin menambahkan giat Coffee Morning memberikan warna tersendiri dalam membangun Kota Tangerang. Termasuk pembangunan dalam segi sumber daya manusianya dan juga infratrukturnya.

"Menurut saya ini langkah yang cerdas dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Masyarakat atau mahasiswa juga harus dilibatkan langsung berdiskusi dengan pemerintahan. Sehingga menjadi terang benderang titik atau duduk perkaranya seperti apa. Dan yang lebih penting lagi dapat ikut bersama-sama menuangkan ide-ide atau gagasannya dalam membangun serta memajukan Kota Tangerang ini," kata Mukhafi.(RAZ/RGI)

OPINI
Earth Hour: Peringatan Bagi Manusia di Bumi

Earth Hour: Peringatan Bagi Manusia di Bumi

Rabu, 4 April 2018 | 12:00

Kondisi iklim yang semakin hari mengalami perubahan tidak menentu akibat adanya proses pemanasan global membuat bumi bekerja semakin keras. Masyarakat dunia memiliki peran besar terhadap perubahan iklim yang terjadi.

TEKNO
Samsung Rilis Galaxy A8+ Edisi Spesial Avenger : Infinity War

Samsung Rilis Galaxy A8+ Edisi Spesial Avenger : Infinity War

Jumat, 27 April 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Samsung meluncurkan Samsung Galaxy A8 + Avengers Marvel Studio: Infinity War Special Edition dalam jumlah yang sangat terbatas, yaitu 500 barang koleksi. Smartphone ini hanya akan tersedia saat Avengers Marvel Studio: Infinity War

HIBURAN
Melihat Profesi Joki Tong Setan, Biasa Patah Tulang Namun Penghasilan Tak Tentu

Melihat Profesi Joki Tong Setan, Biasa Patah Tulang Namun Penghasilan Tak Tentu

Minggu, 27 Mei 2018 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Roda gila atau tong setan, adalah sebuah atraksi yang cukup menguji adrenalin, tidak hanya adrenalin sang joki, namun juga penontonnya.

TANGSEL
Gara-gara Saling Pandang, Pemuda di Ciputat Dibacok

Gara-gara Saling Pandang, Pemuda di Ciputat Dibacok

Selasa, 19 Juni 2018 | 15:02

TANGERANGNEWS.com-Seorang pemuda bernama Randi Saptianto, 23, dikeroyok oleh tiga orang lelaki bersenjata clurit di Gang Sukma III, Jalan Aria

"Sekali anda mengerjakan sesuatu jangan takut gagal dan jangan tinggalkan itu. orang orang yang bekerja dengan ketulusan hati adalah mereka yang paling bahagia. "

Chanakya